NABIRE – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Papua Tengah resmi menggelar kegiatan Orientasi Politik (Orpol) sekaligus pengukuhan pengurus untuk periode masa bakti 2026-2031. Agenda ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi dan ideologi partai di wilayah provinsi hasil pemekaran tersebut.
Instruktur dari LKN DPP PKB, Sukamto MR, menyatakan dalam keterangannya di Nabire, Senin (30/3/2026), bahwa kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam mengawal tata kelola pemerintahan dan percepatan pembangunan infrastruktur.
“Kita mengharapkan dari proses kaderisasi melalui Orpol ini, pengurus baru bisa bersinergi membangun Papua Tengah. Sebagai provinsi baru, PKB berkomitmen menjadi bagian dalam proses pembangunan, khususnya memperbaiki tata kelola dan infrastruktur yang dirasa masih kurang,” ujar Aris.
Tiga Poin Penguatan
Kegiatan yang berlangsung satu hari penuh ini difokuskan pada tiga agenda utama untuk meningkatkan kapasitas kader:
1. Pendalaman Visi dan Ideologi: Memastikan seluruh pengurus memahami akar perjuangan dan nilai-nilai dasar partai.
2. Manajerial Organisasi: Memberikan pemahaman komprehensif mengenai tata kelola partai agar roda organisasi berjalan efektif dan efisien.
3. Adaptasi Dinamika Lokal: Menyiapkan kader agar mampu merespons tantangan spesifik di wilayah yang memiliki dinamika sosial-politik yang unik.
Aris menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari persiapan dini partai dalam menyongsong kontestasi politik mendatang. Penyiapan struktur organisasi dilakukan agar PKB memiliki kesiapan mental dan administratif yang matang.
“Fokus kami hari ini adalah memastikan para pengurus baru memiliki pemahaman yang utuh tentang visi partai dan bagaimana mengelola organisasi di tengah dinamika Papua Tengah,” pungkasnya.
Langkah awal ini menandai babak baru bagi partai berlambang bola dunia tersebut untuk menjadi jembatan aspirasi masyarakat di wilayah pegunungan dan pesisir Papua Tengah selama lima tahun ke depan.