MENU Sabtu, 30 Mei 2026

Cendramata Emas Grasberg kepada JHT. Beijlmeer satu abad tanggal 26 Januari 2026

waktu baca 9 menit
Senin, 26 Jan 2026 01:11 902 admin

Oleh Wigamba Wagamba Ke XVI Bulibega Djoenggonaoe

Banyak orang mengatakan penemuan tambang Emas Puyapigu dan Mbaigelapigu (Grestberg dan Eksberg) adalah Ir. Jean Jackques Dozy tahun 1936. Tetapi barangkali itu cerita dari orang ke orang, benar itu dianggap sudah tidak benar dan salah besar, karena beliau adalah pendengar pertama cerita dari pilot Franz Frits Wissel di Mbabo. Mbabo artinya tempat penimbunan harta kekayaan dalam dasar laut, sekarang orang mengatakan Babo. Beliau adalah ekspeditor perminyakkan di Babo yang diceritakan oleh orang lain kepadanya. Beliau bukan penemu tetapi penasaran untuk mengetahui cerita.

Perlu diketahui oleh semua orang Papua adalah bahwa penemu Emas Grestberg atau Benda yang mengandung metasomatis itu, yang selalu dibawa-bawa oleh wigamba wagamba Moni kemanapun ia pergi. Karena merasa menduga bahwa benda itu mengandung arti dan bernilai positif. Maka selalu di isi dalam noken mereka dan selalu dibawa kemanapun mereka pergi. Jadi penemunya adalah wigamba wagamba Moni marga Djoenggonaoe berasal dari tempatnya. Sebelum meninggalkan tempat itu, penyerahan simple Emas pertama sebagai cendramata kepada Dr. HJT. Beijlmeer di pinggir Kali Uta pada hari selasa tanggal 26 Januari 1926.

Pada hari ini, Senin tanggal 26 Januari 2026 memasuki satu Abad. Beilmeer meminta kepada Djoenggonao satu orang, yaitu Emobagakigi Anthonius Djoenggonao dan benda yang mengandung metasomatis itu kepadanya. Beliau mengatakan bahwa benda ini akan dibawa ke Laboratorium The University of Leiden Belanda untuk ditelity kandungannya dan hasilnya akan disampaikan kemudian katanya. Beliau (Beilmeer) bermohon untuk membawa seorang yang bernama Emobagakigi Djenggonaoe. Emobagakigi artinya dalam bahasa Moni adalah manusia yang menggigit harta karun di dalam buminya. Itu sesuai dengan namanya.

Setelah tiga belas tahun Emobagakigi Anthonius Donggonaoe sudah menjadi Anggota Militer Mariner Belanda yang bertugas di Ambon. Sebelumnya beliau tugas di Manokwari dan kemudian pindah ke FakFak. Setelah dari Fakfak tugaskan kembali ke Ambon. Pada bulam Agustus 1939 beliau ditawarkan oleh Letnan Dr. Jean Victor de Bruijn untuk survey di Papua yaitu Paniai. Karena beliau pribumi asli dari wilayah itu, sehingga minta mengikuti ekspedisi itu. Beliau adiknya wigamba wagamba Igoemaboei Djoenggonaoe yang mempunyai karisma bahasa. Artinya Beliau dalam satu minggu wilayah orang lain langsung menguasai bahasa orang berkomunikasi langsung bahasa mereka.

Karena itu Bruijn mengambil beliau juru bahasa ekspedisi itu, dan beliau bisa berkomunikasi dengan penterjemahan bahasa lokal dalam bahasa lokal dalam bahasa Belanda dan Inggris. Maka pada bulan September 1939 Ekspedidi ke Grestber dan Erstberg diminta ikut. Pada tanggal 3 September 1939 jam 07.00 pertama mereka mendarat di Danau Paniai dari Kaimana. Mereka adalah Ir. Soekarno, Lihuga, Bruijn, Anthonius, dan tiga orang lain. Anthonius Anak dari Kampung Kugapa, maka beliau langsung membawa mereka menuju ke Kugapa. Mereka bertemu dengan wigamba wagamba dan melaporkan kedatangannya mereka dan mulai membuka pos di Kugapa.

Pada tanggal 5 September 1939, mereka tembak burung Garuda. Yang menembak adalah Ir. Soekarno. Makanya kematian burung Garuda menjadi misteri bagi Indonesia dan kemudian penduduk lokal datang menuntut, karena burung garuda merupakan wiwaonya mereka atau dewanya mereka sebagai kekuatan Raja. Pada tanggal 6 September 1939 jam 06.00-07.00 WIT mengganti rugi nyawa Ir. Soekarno, Bruijn dan Bulibega atau burung Garuda dapat dibayar oleh Wiwao ke XV dengan Nambo bukan Dollar, Golden atau Rupiah. nambo adalah kulit bia Raja Moni sebagai fiscalnya yang digunakan oleh suku-suku manusia di pegunungan.

Di sini setelah menyelesaikan, mereka merasa ketakutan rencana perjalanan ke Grestberg dan Erstberg, maka pada tanggal 7 September 1939, mereka diberi spirit oleh Saimboele Djonggonaoe ayahnya penulis untuk tidak meninggalkan rencana mereka sampai di situ. Ayahku diangkat menjadi ketua kelompok Survey Paniai Selatan itu. Dan mereka siap dan berangkat menuju ke Grestberg dan Erstber pada tanggal 8 September 1939. Berdasarkan keterangan cerita itu, Jean Jackuis Dozy tidak tenang, meninggalkan Babo dan pergi ke Belanda meminta bantuan survey kepada Raja Belenda Juliana 850 Golden dan berambisi untuk rekayasa tentang Grestberg sebagai penemuannya. Padahal beliau sudah gagal tidak membuahkan hasil karena jumlah banyak orang menjadi korban. Beliau coba lagi kali yang ke dua yaitu tahun 1936 sampai tiba diatas dan mengambil samplenya.

Selama PT Freeport masuk dan berjalan dengan aman tidak pernah mengalami banyak peristiwa, tetapi diam atau memang mulus dalam proses pencurian Emasnya Raja Papua Eldorado Emas Karunia Tuhan buat manusia Papua itu. Resiko perampas dan pencurian Emas Eldorado akan memasuki KUHP baru pasal dan nomor berapa, bahwa sebelum pepera dilakukan dengan rekayasa PEPERA, hanya demi kemenangan Emasku itu, memusnahkan pemikir bangsa Seperti Soekarno dan 7 Jenderal oleh orang asing. karena tanpa seizin kepada Wigamba wagamba, putrinya dinikahkan kepada orang asing lalu menyerahkan kepada Amerika maskawin diterima oleh Indonesia dan Belanda tukar dengan pulau Papua.

Raja Papua Bodoh jadi masuk dan diam itu tidak… Beliau membuat Perjanjian Kontrak MoU adalah PAPUA sebagai ulang tahunnya ke 86 dari tanggal 8 September 1939-8 September 2025 ini belum pernah meminta dan berbicara. Namun, baru menyurat kepada PT Freeport McMoRRan di Jakarta surat tertanggal 14 Juli 2025, perihal permohonan bantuan biaya operasional Wigamba wagamba, namun tidak ada respon. Isi suratnya seperti ini “Saya tidak kirim proposal kepada saudara Tony.

Proposal Buku Kerajaan sudah saya berikan sendiri pada tanggal 6 Juni 2023 di Pantai Maf Nabire Provinsi Papua Tengah.Bersama Karel Luntungan.Melihat surat ini anda harus malu, setelah 60 tahun baru datang pertama kali minta. Kalau tidak Saya kasih batas waktu dua minggu untuk respons, setelah menerima surat ini. jika tidak saya Raja, SKnya Papua, supaya uangmu itu tidak akan digunakan lagi, emasmu tidak komersial lagi dan akan hilang total bawa kembali pulang ke saungya”. Tenyata terjawab 8 Sepetember 2025 keluar lumpur basah sementara distopkan oleh wiwaonya manusia Papua .

Penyerahan simple emas kali ke dua kepada Pastor Herman Tillemasns, MSC di Kugapa pada tanggal 11 Pebruari 1935, setelah Sembilan tahun penyerahan emas pertama, Raja memegang tangannya Kulit putih pertama kemagaga maiya (diberkati) dan sebagai cendramata diberikannya emas itu sebagai cinta kasih raja kepada orang baru di istananya. Beliau mentakan benda ini mengandung emas tembaga, maka akan dibawa pergi diperiksa di Laboratorium The Uniersity of Ammosterdam di Belanda.
Mengapa ayah memberikan nama saya Bulibega (Burung Garuda), karena burung Garuda mati ditembak ditempatnya pada tanggal 5 September 1939 setelah 19 Tahun pada tanggal 22 Juni 1958, memberikan nama setelah 3 hari, kebiasaan wigamba wagamba memberi nama anak. Yaitu 25 Juni 1958 setelah sehari 26 Juni 1958 dengan nomor 043 Tahun 1958 Presiden RI menetapkan Bulibega menjadi Lambang Negara Republik Indonesia, itu muzizat bukan rekayasa atau hoax, maka kalau ada yang tidak puas bawa bukti dan data silahkan protes. Raja perlu berbicara, kalau tidak berbicara anda tidak akan tahu tentang pengetahuan ini.

Setelah mereka tembak burung Garuda, Raja tidak tahu apa-apa, jadi dia diam selama ini, tidak diberi perjanjian Kontrak sebagai Memorandum of Understanding (MoU) adalah Papua. karena beliau raja dia tahu bahwa dalam rangka itu. Papua adalah ksatriaan wiwao atau Raja, sehingga siapa yang mau melawan, lawan dengan ksatriaan itu. Selama ini saya diam, karena belum menulis buku, sekarang sudah selesai semuanya. Siapa yang ingin mengganggu Raja akibatnya dan Resikonya anda sendiri pikul, rasakan dan tanggungjawab sendiri.

Perjanjian yang diberikan adalah Papua artinya perjanjian yang berat, “ Andi meata Aga kulua dole kago daki wapua me, tawa dogo go Andi meata Pawagapua” (Suatu saat, saya datang meminta sesuatu, jangan kamu menolak kalau tidak saya akan cabut bawa kembali pulang atau buang. Jadi wigamba wagamba sudah minta pada tanggal 3 Januari 2023, mereka menolak, tanggal 14 Juni mereka menolak, maka PT Freeport sudah tutup oleh wiwao jadi mulai dari sekarang sebelum bicara dengan Raja dan harus datang membujuk Raja Papua. kalau tidak tidak boleh wacana baru lagi. sudah cukup yang sudah selesai diambil, itu miliknya Raja Papua. jangan mencari masalah baru lagi.

Secara Damai, hari Senin pada tanggal 26 Januari 2026 sudah memasuki 1(satu) Abad 100 tahun dari penyerahan pertama emas Grestberg kepada bangsa Belanda. Jika ini tidak demikian, tidak ada orang kulit putih injak di Grestberg. Hanya rekayasa penemu, karena mereka duluan maju zaman itu, sehingga dijadikan dalam tulisan semuanya yang telah terjadi di atas bumi Papua. Maka bolak balik faktanya seakan-akan manusia Papua belum mampu untuk segalanya.

Maka disampaikan kepada bangsa Indonesia oleh Raja Papua, raja sudah keluar dari Saungnya, yang selama ini sembunyi dan mulai memperkenalkan dirinya kepada seluruh bangsa Indonesia dan dunia bahwa nama Raja Papua adalah Burung Garuda. Jadi semuanya kita sadar dan bersembah kepada Raja walaupun senjata menyakut-nyakuti Raja dengan Alutsista utuk mencuri. Melalui tulisan ini berpikir baik dan bertanya diri anda, apakah moyang kami buat hal yang baik atau bagimana…? Refleksi diri dan berbicara dengan baik. Raja Papua pertama mengatakan “Siapapun datang mengganggumu, saya ada dibelakanmu, saya akan membolik balik buminya sampai dipuing-puingkan, karena tempatmu ini adalah tempat mpenyembunyian dan penyimpanan ujung dari segala-galanya” buku kerajaan Mbumbumbamba Hal 113 point 5 dan kekuatannya lihat halaman 215.
Intelktual manusia Papua sudah banyak mati dibunuh, karena mereka mempertahankan tanah dan bumi mereka, pejabat banyak mati dibunuh karena mereka mempertahankan tanah dan bumi mereka, serta membelah masyarakat mereka, Anak Raja pucuk pohon ditebang, anak-anak Gubernur dan anak-anak Bupati dan pejabat banyak mati dibunuh karena mereka takut mereka menjadi pintar, supaya mereka jangan bersuara di atas tanah mereka, masyarakat dibunuh juga karena mereka mempertahankan tanah dan bumi mereka. Maka sanksinya adalah Indonesia melanda musibah dan mengalami banyak masalah. Datang memohon dan meminta maaf kepada manusia bangsa Papua. kalau mau selamat.

Pemerintah Indonesia mempertahankan tanah orang dengan indikasi lain, karena banyak kapitalisme, kolonialisme, implialisme dan individualisme yang tidak mepunyai wawasan empati dan simpati hanya berpikir Lebihitisme saja oleh Jawa (manusia telinga tuli ini dalam bahasa Moni).
Papua adalah identik Kontrak perjanjian kerja dengan Soekarno, sehubungan dengan Emas Grestberg dengan Burung Garuda, maka pemerintah segera berbicara dengan Raja Papua Bulibega atau Burung Garuda karena beliau berpendidikan dan berisi, saya mengakui diri menjadi Raja bukan sekadar saya pergi memungkut dipinggir jalanan sana lalu datang mengatakan diri sebagai Raja, tidak…dibuktikan dengan susunan silsilah keturunan Raja sebagai buktinya, bumi Papua ini bukan tanah kosong.
Jangan menggganggu Raja Papua karena pucuk pohon sudah ditebang itu sudah cukup, berbicara dan berpikir jahat saja akan kena sanksi adat, apalagi menyentuh tubuh keturunan Raja dan kekayaan Raja. Jangan sampai satu detik bibiku bergerak bumimu ini habis tertelan dari permukaan.

Selanjutnya, memperkenalkan Raja Papua namanya Burung Garuda (Bulibega) karena asal dari istananya, maka sekali-kali jangan menyangkal Raja, karena namaku burung garuda sudah ada dalam sakumu, sudah ada di atas topimu, sudah ada dalam surat keputusanmu, sudah ada di atas KTPmu, sudah ada di atas kertas ijasahmu, sudah ada di atas surat kelahiranmu dan sudah ada di atas uang kertasmu, sudah ada di atas kapal dan pesawatmu dan saya sudah ada dimana-mana dan dimana-mana namaku sudah ada di setiap orang Indonesia. maka satu abad pada tanggal 26 Januari 2026 memasuki penyerahan simple Emas ini resmi saya sampaikan dengan berani bahwa ayahku yang menyerahkan sebagai Raja (Wigamba wagamba). Bulibega Zonggonao. SP, M.Si adalah keturunannya.

Penemu Emas adalah Wigamba Wagamba Djoenggonaoe bukan oleh mereka yang selalu dikatakan dalam media itu. Every time they said to myself, today I will want to began.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!