MENU Rabu, 01 Apr 2026

Tingkatkan PAD, Pemerintah Papua Tengah Susun Roadmap Strategis

waktu baca 3 menit
Senin, 30 Mar 2026 05:19 79 admin

NABIRE – Pemerintah Provinsi  Papua Tengah resmi menggelar kegiatan Lokakarya Penyusunan Roadmap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari pusat maupun perwakilan mitra pembangunan, antara lain Direktur Pendapatan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Berlangsung Senin (30/03/2026) pagi. Bertempat di Ruang Boolroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Kabupaten Nabire.

Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan strategi konkret guna meningkatkan kapasitas keuangan daerah agar lebih mandiri dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah yang dibacakan oleh Pj Sekda Papua Tengah Dr. Silwanus Sumule, dirinya menegaskan bahwa PAD merupakan komponen vital dalam membiayai pembangunan daerah. Menurutnya, sumber PAD tidak hanya berasal dari pajak dan retribusi, tetapi juga hasil pengelolaan kekayaan daerah serta pendapatan sah lainnya.

“PAD yang kuat bukan hanya soal angka penerimaan, tetapi menjadi instrumen strategis untuk membiayai pembangunan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan publik bagi masyarakat Papua Tengah,” ujar Sumule (30/03/2026).

Lebih jauh, Gubernur menyampaikan bahwa upaya peningkatan PAD tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara konvensional. Pemerintah daerah kini harus beralih pada pendekatan berbasis potensi daerah dengan menggali dan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki secara terukur.

Hal ini sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Papua Tengah yaitu “Mewujudkan Papua Tengah Emas, Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju dan Berkelanjutan”.

Langkah Strategis

Dalam kesempatan tersebut, Meki Nawipa juga memaparkan beberapa langkah strategis yang perlu didorong bersama, antara lain:

– Pemutakhiran data potensi pajak dan retribusi secara berkala.
– Digitalisasi sistem pemungutan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi.
– Peningkatan kapasitas aparatur pengelola pendapatan daerah.
– Peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat sebagai wajib pajak.
– Penguatan sinergi antar perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, optimalisasi juga perlu dilakukan melalui pengelolaan aset daerah, penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pemanfaatan potensi ekonomi unggulan daerah.

Kurangi Ketergantungan

Kata Gubernur, dibacakan Sekda tersebut berharap, melalui lokakarya ini dapat dihasilkan sebuah Roadmap atau peta jalan yang jelas, terukur, dan mudah diimplementasikan.

Dengan PAD yang kuat, ketergantungan daerah terhadap transfer pusat dapat dikurangi, sehingga daerah memiliki keleluasaan lebih besar menentukan arah pembangunan sesuai kebutuhan lokal.

“Kemandirian fiskal akan memberikan ruang yang lebih besar bagi kita untuk membangun daerah sesuai kebutuhan masyarakat sendiri,” tegasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut para Pejabat Tinggi Pratama lingkungan Pemprov Papua Tengah, perwakilan Program SKALA (Kemitraan Australia–Indonesia), para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan, serta narasumber, fasilitator, dan seluruh peserta lokakarya.

Di akhir sambutannya, mewakili Gubernur, Sekda Sumule secara resmi membuka kegiatan tersebut dan berharap lokakarya ini memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Provinsi Papua Tengah ke depannya.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!