
NABIRE – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di empat kabupaten di Provinsi Papua Tengah tahun ini. Sebanyak 16 titik calon kampung telah diajukan dan sedang dalam proses verifikasi oleh tim survei KKP. Kutip media papualives.com keterangan pers, Rabu (04/03/2026) kemarin.
Keempat kabupaten sasaran adalah Nabire dan Mimika untuk sektor perikanan tangkap, serta Paniai dan Deiyai untuk perikanan air tawar yang beroperasi di Danau Paniai, Tage, dan Tigi. Pemberitahuan ini disampaikan setelah pertemuan antara tim KKP dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada Rabu (4/3/2026), yang dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Herman Kayame.
Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua Tengah, Dr. Karlos Matuan, menjelaskan bahwa proses persiapan sudah dimulai sejak tahun lalu dengan pendampingan masyarakat untuk mengajukan proposal. “Kepastian berapa titik yang disetujui masih menunggu verifikasi, terutama terkait status tanah yang tidak bermasalah, serta ketersediaan akses jalan dan listrik,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Sebagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto, KNMP selaras dengan prioritas Gubernur Meki Nawipa yang fokus pada optimalisasi pelabuhan perikanan, penyediaan cold storage dan air blast freezer, serta rencana ekspor ikan dari Timika pada tahun ini. Setiap kabupaten akan memiliki satu kampung sentral – seperti Sanoba di Nabire dan Pomako di Mimika – dengan yang lain sebagai kampung penyanggah, dan seluruh hasil tangkapan akan diperjualbelikan melalui Koperasi Merah Putih.
“Penerima manfaat harus menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih agar bantuan benar-benar sampai ke nelayan yang berhak. Sebelumnya pernah ada kasus bukan nelayan yang menerima bantuan lalu menjualnya,” jelas putra asli Lembah Baliem tersebut.
Di setiap KNMP akan disediakan fasilitas lengkap seperti kios nelayan, tempat pelelangan ikan, bengkel mesin, dan fasilitas pembekuan ikan untuk mendukung aktivitas nelayan secara berkelanjutan. Tujuan utama program ini adalah meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan di Papua Tengah.