
NABIRE – Sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakan Asisten II Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Marten Ukago, menegaskan wisuda bukan garis akhir, melainkan titik awal tanggung jawab besar bagi 99 wisudawan Universitas Satya Wiyata Mandala.
“Selamat kepada 99 wisudawan dan wisudawati yang hari ini resmi menyandang gelar sarjana. Ini bukti kerja keras, disiplin, dan ketekunan membuahkan hasil,” ujar Marten Ukago.
Marten menekankan Papua Tengah sedang bergerak maju dengan visi “Mewujudkan Papua Tengah Emas yang Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan.”
“Visi ini arah perjuangan kita bersama. Saudara-saudari, para sarjana muda, adalah bagian penting dari kekuatan tersebut,” tegasnya.
Ia menyebut Papua Tengah membutuhkan generasi yang mampu bersaing global namun tetap berakar pada budaya lokal, memiliki kecerdasan intelektual dan moral, tidak hanya mencari pekerjaan tapi menciptakan peluang, serta punya semangat membangun tanah ini, bukan meninggalkannya.
Marten Ukago menekankan tiga hal strategis:
1. Kualitas SDM adalah kunci. Papua Tengah tidak akan maju tanpa SDM unggul.
2. Integritas adalah fondasi utama. Tanpa integritas, ilmu setinggi apa pun tidak akan membawa manfaat bagi masyarakat.
3. Keberpihakan pada daerah. Papua Tengah butuh putra-putri terbaiknya untuk kembali, mengabdi, dan membangun di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pemerintahan.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan apresiasi kepada Universitas Satya Wiyata Mandala yang telah mencetak generasi terdidik di Papua Tengah.
“Ke depan, saya berharap perguruan tinggi semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, memperkuat riset, inovasi, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah,” kata Marten.
Ia menegaskan Pemprov terbuka bersinergi menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.
“Jangan takut menghadapi tantangan. Dunia kerja tidak selalu mudah, tetapi dengan ilmu, karakter, dan iman, saudara akan mampu melewatinya,” pesan Marten kepada wisudawan.*