MENU Jumat, 12 Jun 2026

Targetkan Peran ‘Role Model’ Inovasi di Tanah Papua, Pemprov Papua Tengah Genjot Akurasi Data IGA

waktu baca 2 menit
Jumat, 12 Jun 2026 09:12 69 admin

NABIRE – Provinsi Papua Tengah tidak hanya berniat meningkatkan kualitas pelayanan publik di internal daerah, tetapi juga menargetkan diri sebagai barometer atau role model inovasi bagi seluruh provinsi di kawasan Tanah Papua. Strategi ini ditempuh melalui penguatan akurasi data dan pendokumentasian sistematis atas setiap terobosan pemerintahan.bHal ini diungkapkan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otonomi Khusus, Ukkas, S.Sos., M.KP, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penginputan Indikator Innovative Government Award (IGA) di Guest House Nabire, Kamis (11/6/2026) kemarin.

Dalam arahannya, Ukkas menyoroti fenomena “inovasi siluman”—program-program kreatif yang sudah berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat, namun gagal masuk dalam penilaian nasional karena lemahnya dokumentasi.

“Banyak program yang sebenarnya sudah masuk kategori inovasi, tetapi belum dilaporkan. Padahal inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat perlu didokumentasikan dan diinput ke dalam sistem,” tegas Ukkas.

Ukkas menekankan bahwa tanpa input data yang valid ke dalam aplikasi Kementerian Dalam Negeri, upaya keras aparatur sipil negara (ASN) dalam menciptakan efisiensi pelayanan akan sia-sia secara administratif. Oleh karena itu, Bapperida Papua Tengah diperintahkan untuk melakukan pendampingan ketat guna memastikan tidak ada satu pun inovasi unggulan yang tertinggal dari radar penilaian pusat.

Kegiatan bimtek ini merupakan bagian dari transformasi besar-besaran yang digagas Gubernur Papua Tengah untuk mengubah wajah birokrasi daerah. Inovasi diposisikan bukan sebagai beban tambahan, melainkan sebagai solusi atas tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Inovasi harus menjadi budaya kerja yang mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran,” tambah Ukkas.

Dengan pendekatan ini, Papua Tengah berupaya membuktikan bahwa daerah otonomi baru (DOB) mampu mengadopsi tata kelola pemerintahan modern dengan cepat, bahkan melampaui daerah-daerah yang lebih senior.

Kepala Bapperida Papua Tengah, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan kesiapan lembaganya untuk mengawal proses ini. Pendampingan teknis akan dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya saat momen penilaian IGA, tetapi sebagai bagian dari monitoring evaluasi rutin kinerja OPD.

Harapannya, dengan akurasi data yang tinggi dan kualitas inovasi yang terukur, Papua Tengah dapat konsisten meraih peringkat puncak dalam ajang IGA, sekaligus menjadikan pengalaman daerah ini sebagai bahan studi banding bagi provinsi tetangga di Papua dan Papua Barat Daya.

Melalui langkah strategis ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah ingin menunjukkan bahwa inovasi adalah kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, responsif, dan benar-benar berpihak pada kebutuhan rakyat.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!