
NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menetapkan pelaksanaan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 pada 22 Juli 2026, meskipun tanggal penetapan resmi provinsi berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2022 jatuh pada 25 Juli. Penyesuaian ini dilakukan agar rangkaian kegiatan dapat berjalan maksimal dan dihadiri luas oleh masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Vivian Andenita Gobai, S.IP, MM menjelaskan hal ini saat memaparkan persiapan acara di Nabire, Sabtu (18/7/2026).
“Kami susun rangkaian kegiatan selama tiga hari berturut-turut, mulai 19 hingga 22 Juli 2026, untuk memeriahkan HUT ke-4 Papua Tengah,” ujarnya.

Berikut rincian lengkap kegiatan yang dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, kawasan Bandara Lama Nabire:
Minggu, 19 Juli 2026
Digelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Bola Gembira sebagai bagian dari semangat ajang olahraga dunia. Acara dimulai pukul 19.00 WIT hingga diperkirakan berakhir pukul 07.00 WIT keesokan harinya. Pada kesempatan ini, panitia mengundi satu unit sepeda motor sebagai hadiah utama.
Senin, 21 Juli 2026
Pagi hari pukul 07.00 WIT dilaksanakan jalan santai bersama masyarakat Kabupaten Nabire, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) provinsi, serta unsur Forkopimda. Kegiatan dilanjutkan dengan lomba tarian Yosim Pancar bertema “Jambu, Jangan Melupakan Budaya”, yang terbagi dalam kategori umum serta kategori OPD dan Forkopimda. Pada hari ini, satu unit sepeda motor lagi akan diperebutkan.
Rabu, 22 Juli 2026 (Hari Puncak)
Rangkaian ditutup dengan konser rohani di pagi hari dan resepsi peringatan HUT ke-4 pada malam harinya. Pada hari puncak ini, panitia membagikan dua unit sepeda motor sekaligus, sehingga total hadiah utama yang disiapkan berjumlah empat unit motor.
Seluruh rangkaian kegiatan dibuka secara gratis untuk umum. Panitia juga memfasilitasi bazar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) – baik Mama-mama asli Papua maupun warga non-OAP – untuk berpartisipasi dan mendongkrak ekonomi kerakyatan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Nabire dan Papua Tengah hadir bersama. Selain hiburan dari grup band lokal dan artis asli Papua, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi kita mendukung ekonomi rumah tangga pelaku usaha lokal,” tegas Vivian.