MENU Minggu, 07 Jun 2026

Peringati HLH Sedunia 2026, Pemprov Papua Tengah Kumpulkan 4,1 Ton Sampah dalam Aksi Massal di Nabire

waktu baca 2 menit
Sabtu, 6 Jun 2026 15:21 68 Yan Willim

NABIRE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2026 di kawasan Bandara Lama Douw Aturure, Nabire, pada Sabtu (6/6/2026). Mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, acara ini dihadiri oleh unsur pemerintah, TNI-Polri, pelajar, organisasi masyarakat, komunitas lingkungan, serta warga setempat.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Victor Fun, menyampaikan pesan penting bahwa kekayaan alam Papua Tengah—berupa pesisir, sungai, hutan tropis, lembah, dan pegunungan—adalah sumber kehidupan yang harus dijaga. Oleh karena itu, pembangunan di daerah ini harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Usai upacara, ratusan peserta langsung turun ke jalan untuk mengikuti aksi “grebek sampah” dan kerja bakti massal di sejumlah ruas jalan utama Kota Nabire. Aksi nyata ini menghasilkan pengumpulan sampah sebanyak 4,135 ton, yang terdiri dari: 1 ton sampah organik , 3,135 ton sampah non-organik plastik, kemasan, dan lain-lain.

Sampah-sampah tersebut selanjutnya diangkut oleh dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut, baik melalui daur ulang maupun pemusnahan yang ramah lingkungan.

Dalam sambutannya, Victor Fun menekankan bahwa tantangan perubahan iklim memerlukan respons konkret, bukan hanya wacana. Pemprov Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah sederhana namun berdampak besar, seperti Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, Melindungi sumber air bersih dan kawasan hutan dari kerusakan, Melakukan penghijauan melalui penanaman pohon secara berkelanjutan.

“Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, kami berharap seluruh elemen masyarakat semakin aktif berkontribusi menjaga kelestarian alam demi masa depan Papua Tengah yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” harap Victor Fun.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pemprov Papua Tengah dalam menerjemahkan tema nasional menjadi aksi lokal yang melibatkan partisipasi luas dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara hingga pelajar dan komunitas adat.

LAINNYA
error: Content is protected !!