MENU Jumat, 01 Mei 2026

Sekda Papua Tengah: ASN “Nongkrong”Saat Jam Kerja Ditindak, Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran Diawasi

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Mar 2026 03:35 870 admin

NABIRE – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Tengah, Dr. Silwanus Sumule, menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua Tengah jika ditemukan “nongkrong” di kafe atau warung kopi selama jam kerja. Penegasan disampaikan setelah apel gabungan Operasi Ketupat Noken 2026. Kamis (12/03/2026) siang. Bertempat di Halaman Kantor Gubernur, Lapangan Bandara Lama Nabire.

“Jika ditemukan ASN yang berkeliaran atau nongkrong di kafe maupun warkop pada jam kerja, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku. ASN harus menjadi contoh kedisiplinan dalam melayani masyarakat,” ujarnya kepada wartawan setelah apel gabungan Operasi (Ops) Ketupat Noken 2026 di Bandara Lama Nabire, Kamis (12/03/2026).

Silwanus menekankan, pihaknya tidak akan mentoleransi perilaku ASN yang mengabaikan tanggung jawab memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penegasan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan disiplin ASN dan memastikan pelayanan masyarakat tetap maksimal.

Di sisi lain, Sekda juga menyampaikan perhatian terkait potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Ia memastikan pemerintah daerah akan melakukan pengawasan dan intervensi terhadap pedagang yang sengaja menaikkan harga secara tidak wajar.

“Kami akan melakukan pengawasan di lapangan. Jika ada pedagang yang menaikkan harga secara tidak wajar menjelang Idul Fitri, pemerintah akan turun tangan untuk menjaga stabilitas harga,” jelasnya.

Sebagai informasi, Operasi Ketupat Noken 2026 berlangsung selama 13 hari mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan personel gabungan TNI-Polri dan stakeholder terkait untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri serta libur lebaran.

LAINNYA
error: Content is protected !!