
NABIRE – Wakil Ketua IV DPR Provinsi Papua Tengah, John NR Gobai, menyambut baik keputusan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang menetapkan kelanjutan trayek angkutan perintis bidang darat untuk tahun 2026, termasuk rute Nabire-Paniai yang tetap beroperasi.Kutip media ini dalam keterangan Pers, Kamis (01/01/2026) siang.
Menurut Gobai, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub telah mengeluarkan surat keputusan resmi yang menyebutkan kelanjutan trayek Nabire ke Paniai, serta rute lainnya seperti Sima-Nabire, Nabire-Kwatisore, dan Timika-Kiura.
“Puji syukur kepada Tuhan Yesus, terima kasih kepada Bapak Menteri Perhubungan, Dirjen Perhubungan Darat, BPTD, serta Perum Damri yang terus melayani masyarakat kami di wilayah pedalaman Papua Tengah,” ujar John NR Gobai dalam tanggapannya.

Angkutan perintis darat ini menjadi lifeline bagi masyarakat di daerah tertinggal, terpencil, dan terluar (3TP) Papua Tengah. Layanan ini menghubungkan Nabire sebagai ibu kota provinsi dengan kabupaten-kabupaten pedalaman seperti Paniai, serta wilayah lain di Mimika dan sekitarnya, dengan tarif subsidi yang terjangkau.
Kelanjutan trayek ini memastikan mobilitas masyarakat tetap terjaga, distribusi barang kebutuhan pokok lancar, serta akses ke pelayanan pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan dapat terus berjalan optimal sepanjang 2026.
Gobai menilai keputusan ini sebagai wujud nyata komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur transportasi di Tanah Papua, khususnya Provinsi Papua Tengah.