MENU Rabu, 17 Jun 2026

Evaluasi Tengah Tahun: Pemprov Papua Tengah Bedah Hambatan Realisasi Anggaran demi Kualitas Pembangunan

waktu baca 2 menit
Rabu, 17 Jun 2026 05:16 158 admin

NABIRE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengambil langkah strategis untuk mengakselerasi pembangunan daerah melalui percepatan realisasi anggaran. Instruksi ini disampaikan menyusul evaluasi tengah tahun yang menunjukkan capaian serapan anggaran masih berada di angka 20 persen, sebuah kondisi yang dinilai perlu segera dikejar agar target pembangunan tidak terhambat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Herman Kayame, saat memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, pada Rabu (17/6/2026) siang.

“Percepatan penyerapan anggaran harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan. Tujuan akhirnya bukan sekadar angka statistik, melainkan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat Papua Tengah.” ucap Herman Kayame.

Lanjut Herman, menekankan bahwa percepatan ini tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk segera melakukan bedah masalah terhadap hambatan teknis maupun administratif yang selama ini memperlambat eksekusi program.

“Keterlambatan tidak boleh menjadi alasan untuk mengorbankan kualitas. Kami meminta OPD mengevaluasi diri, pastikan setiap rupiah yang dikeluarkan menghasilkan karya yang berkualitas dan tepat sasaran,” ujar Herman.

Ia juga mengingatkan risiko inefisiensi jika belanja negara terkonsentrasi di bulan-bulan terakhir tahun anggaran. “Jangan sampai pekerjaan menumpuk di akhir tahun. Ini berbahaya bagi kualitas hasil kerja dan akuntabilitas,” tegasnya.

Selain soal kecepatan, Pemprov Papua Tengah juga menyoroti disiplin tata kelola keuangan, khususnya pengelolaan Uang Persediaan (UP). OPD diwajibkan mempertanggungjawabkan UP secara rutin dan tepat waktu untuk menjaga kesehatan arus kas daerah.

Di sisi lain, pemerintah juga memberikan apresiasi tinggi bagi OPD yang telah proaktif menyusun usulan program prioritas untuk Tahun Anggaran 2027 serta melaporkan inovasi-inovasi terbaru. Herman Kayame menyebut dokumen perencanaan yang matang sebagai fondasi utama mewujudkan pembangunan yang terukur di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa dan Wagub Deinas Geley.

Pemprov Papua Tengah menegaskan bahwa indikator keberhasilan birokrasi bukan hanya terletak pada persentase serapan anggaran, tetapi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Tujuan akhir dari seluruh belanja daerah adalah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Papua Tengah. Birokrasi harus bekerja efisien, transparan, dan akuntabel,” pungkas Herman.

Dengan instruksi ini, diharapkan seluruh jajaran ASN di Papua Tengah dapat bergerak lebih sigap dalam menerjemahkan anggaran menjadi infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, dan program kesejahteraan lainnya yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

LAINNYA
error: Content is protected !!