
NABIRE- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) untuk menbahas Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 Kegiatan ini berfangsung di aula RRI Nabire pada Selasa (19/8/2025) siang.
Forum ini menjadi wadah penting untuk menyatukan visi dan arah pembangunan Nabire dalam lima tahun mendatang, sekaligus memperkuat posisi Nabire sebagai pusat pertumbuhan di Provinsi Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Nabire Mesak Magai menegaskan bahwa Musrenbangda merupakan forum krusial untuk menyatukan langkah pembangunan. Ia menyampaikan lima pesan utama yang menjadi fokus prioritas daerah:
– Menjaga stabilitas sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
– Peningkatan Kualitas Pendidikan Termasuk pemerataan distribusi guru hingga ke pelosok serta pembangunan asrama pelajar.
– Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Penguatan koperasi, pengelolaan distribusi pasar, dan pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan.
– Pembangunan Infrastruktur Dasar, Prioritas pada pembangunan jalan, jembatan, sekolah, puskesmas, serta fasilitas publik lainnya.
-Pembinaan Iman dan Sosial Kemasyarakatan, Dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah serta penguatan kehidupan sosial masyarakat.
“Melalui Musrenbangda ini, kita satukan visi, misi, dan langkah bersama untuk mewujudkan Nabire yang lebih aman, maju, dan sejahtera,” tegas Mesak Magai.
Kegiatan ini diharapkan menghasilkan kesepakatan arah pembangunan yang merata dan inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memposisikan Nabire sebagai motor penggerak ekonomi di Papua Tengah.
Musrenbangda juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perangkat daerah, DPRD, dan masyarakat, untuk memastikan program yang disusun benar-benar berbasis aspirasi rakyat.
Pembangunan Nabire ke depan akan terus berfokus pada pemerataan akses layanan dasar, pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal, serta menjaga harmoni sosial dan keagamaan di tengah keberagaman budaya Papua.