MENU Rabu, 15 Apr 2026

BKPSDM Papua Tengah Sosialisasikan Sekolah Kedinasan di Puncak, Genjot Kualitas SDM Muda

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Apr 2026 10:49 80 admin

PUNCAK – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar sosialisasi penerimaan mahasiswa baru sekolah kedinasan di Kabupaten Puncak, Rabu (15/04/2026) siang tadi.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda.

Sosialisasi tersebut dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, dan dihadiri oleh Asisten II serta Asisten III Setda Puncak, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta ratusan siswa-siswi SMA dan SMK se-Kabupaten Puncak yang antusias mengikuti acara tersebut.

Wakil Kepala BKPSDM Papua Tengah, Wanda Joice Tangkere, S.Sos., M.I.P, yang mewakili Kepala BKPSDM, Denci Meri Nawipa, S.IP., M.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan para pelajar mengenai berbagai pilihan pendidikan kedinasan, tidak hanya terbatas pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

“Masih banyak sekolah kedinasan lain yang memiliki peluang besar bagi masa depan generasi Papua Tengah. Ini menjadi bagian dari program prioritas Gubernur untuk meningkatkan kualitas SDM melalui jalur pendidikan kedinasan,” ujar Wanda.

Beberapa institusi pendidikan kedinasan yang diperkenalkan dalam kesempatan tersebut antara lain Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip), Politeknik Imigrasi (Poltekim), hingga Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG).

Sebagai bentuk dukungan nyata, BKPSDM Papua Tengah juga menyiapkan program pembinaan khusus. Bagi putra-putri daerah yang berminat mengikuti seleksi, pemerintah akan memfasilitasi bimbingan belajar intensif selama satu bulan di Jayapura. Program ini dirancang untuk mempersiapkan peserta menghadapi seleksi nasional yang kompetitif.

“Kami berkomitmen untuk terus membuka akses pendidikan dan menciptakan peluang yang lebih luas bagi anak-anak asli Papua. Melalui program ini, diharapkan lahir generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap mengisi berbagai posisi strategis di instansi pemerintahan demi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tutupnya.

LAINNYA
error: Content is protected !!