MENU Jumat, 22 Mei 2026

Pemprov Maluku dan OJK Gelar Kick Off Bulan Disiplin Keuangan di SMP Negeri 4 Kota Ambon

waktu baca 3 menit
Jumat, 22 Mei 2026 14:04 69 admin

AMBON – Pemerintah Provinsi Maluku bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Provinsi Maluku, OJK Perwakilan Provinsi Ambon, dan Perbankan se-Kota Ambon, resmi menggelar kegiatan pembukaan atau Kick Off Bulan Disiplin Keuangan, Jumat,22/5/2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan SMP Negeri 4 Kota Ambon, pada hari Jumat, 22 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pelajar, akan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, serta mewaspadai berbagai modus penipuan keuangan yang marak terjadi.

Acara ini dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Maluku Bapak Haramain Billady, perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku, Dinas Pendidikan Kota Ambon, jajaran kepala sekolah SMP Negeri 4 Ambon beserta tenaga pendidik, serta diikuti oleh seluruh siswa-siswi sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah nyata edukasi keuangan sejak dini. Menurutnya, hasil survei literasi dan edukasi keuangan yang dilakukan secara nasional setiap tahun, masih menunjukkan adanya kesenjangan antara tingkat pemahaman masyarakat dengan tingkat penggunaan produk keuangan.

Data menunjukkan baru sekitar 66% masyarakat yang benar-benar memahami fungsi tabungan, cara menabung, hingga memahami manfaat dan risiko dari suatu produk keuangan.

“Kesenjangan ini menjadi tanggung jawab bersama untuk terus diperkecil, guna melindungi masyarakat dari risiko kerugian finansial. Kami hadir di sini bersama OJK untuk mengembangkan edukasi keuangan yang akan berlangsung mulai bulan Mei hingga Agustus mendatang. Materi tidak hanya disampaikan di sekolah, tetapi juga dikemas melalui media yang menarik seperti kartun dan video agar mudah diterima oleh semua kalangan,” ujarnya.

Selain pemahaman dasar, pihaknya juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap tawaran-tawaran keuangan yang mencurigakan, baik yang masuk melalui pesan singkat, aplikasi pesan, maupun media sosial. Seringkali tawaran yang terlihat sangat menguntungkan pada awalnya, justru berasal dari lembaga ilegal yang berpotensi besar merugikan masyarakat.

Para siswa pun diimbau untuk tidak hanya memahami materi tersebut untuk diri sendiri, tetapi juga menyampaikan informasi ini kepada orang tua dan keluarga di rumah agar senantiasa berhati-hati dalam mengelola keuangan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku juga secara resmi meluncurkan modul literasi keuangan khusus jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Modul ini disusun dengan pertimbangan bahwa jenjang SMP dianggap sebagai waktu yang paling tepat untuk meletakkan pondasi pemahaman keuangan, mengingat kebutuhan dan keinginan anak-anak akan semakin berkembang saat menginjak jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Harapan kami, melalui modul ini adik-adik tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu mempraktikkan cara menggunakan produk keuangan dengan benar, serta pandai mengelola keuangan baik untuk diri sendiri maupun keluarga ke depannya,” tambahnya.

Kegiatan Kick Off Bulan Disiplin Keuangan ini menjadi awal dari rangkaian program edukasi keuangan berkelanjutan, dengan target agar seluruh masyarakat Provinsi Maluku, khususnya warga Kota Ambon, memiliki literasi keuangan yang memadai, cerdas dalam mengelola uang, serta terlindungi dari berbagai praktik keuangan yang merugikan,” katanya

LAINNYA
error: Content is protected !!