MENU Selasa, 21 Apr 2026

Permudah Layanan, BKPSDM Papua Tengah Sosialisasikan Aplikasi Peremajaan Data

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Apr 2026 12:13 328 admin

NABIRE – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepegawaian tentang Peremajaan Data serta Usulan Kenaikan Pangkat dan Pemberhentian ASN. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BKPSDM, Denci Meri Nawipa, S.IP, MM, di Aula BKPSDM, Jalan Sisingamangaraja, Nabire, Senin (13/04/2026).

Bimtek ini diikuti oleh sekitar 60 peserta yang merupakan pengelola kepegawaian dari 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua Tengah. Turut hadir jajaran pejabat struktural di lingkungan BKPSDM.

Dalam sambutannya, Denci Meri Nawipa menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta dan menekankan pentingnya perbaikan data kepegawaian secara menyeluruh.

“Saatnya kita sama-sama perbaiki data kepegawaian kita. Kalau di tingkat Provinsi sudah kita benahi, pasti di delapan kabupaten juga akan menjadi mudah. Mari kita kerja layani pegawai kita dengan hati,” ujar Denci.

Dijelaskannya, saat ini jumlah ASN di lingkungan Pemprov Papua Tengah mencapai sekitar 2.300 orang. Namun, sekitar 25 persen di antaranya masih berstatus kepegawaian daerah asal (kabupaten), yang berdampak pada administrasi kenaikan pangkat dan pemberhentian.

Meski demikian, Denci mengungkapkan capaian positif yang telah diraih. Berdasarkan data, Papua Tengah berada di urutan kedua dengan disparitas data terkecil di wilayah kerja Kanreg IX BKN Jayapura per 27 Februari 2025. Selain itu, daerah ini juga menempati peringkat pertama dalam laporan penginputan aplikasi E-Kinerja tahun 2025.

“Pencapaian ini bukan milik BKPSDM semata, tetapi karena kerjasama dan koordinasi yang baik dengan seluruh OPD. Oleh karena itu, manfaatkan bimtek dua hari ini untuk mendalami sistem dan aplikasi yang digunakan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Sistem Informasi ASN, Natalion Patoding, SE., M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengelola kepegawaian agar pelayanan administrasi berjalan lebih lancar.

Salah satu terobosan yang diperkenalkan adalah penggunaan aplikasi khusus untuk peremajaan data.

“Kami siapkan aplikasi supaya teman-teman tidak perlu bolak-balik ke kantor BKPSDM. Cukup mengisi data di aplikasi Layanan Pengaduan yang sudah disiapkan,” tegas Natan.

Ia berharap, melalui bimtek ini dapat mempercepat implementasi Satu Data ASN sehingga tercipta tata kelola administrasi kepegawaian yang terstruktur dan transparan di Papua Tengah.

LAINNYA
error: Content is protected !!