
NABIRE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Data Pokok Kebudayaan (Dapobud) bagi perwakilan delapan kabupaten se-Provinsi Papua Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (11/3/2026) bertempat di Hotel Getz Nabire.
Masing-masing kabupaten mengirimkan dua peserta, sehingga total ada 16 peserta yang mengikuti pelatihan ini.
Dalam sambutan, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah,Melalui Kabid Kebudayaan, Deni Tenouye, menyampaikan bahwa budaya merupakan ciptaan Tuhan yang perlu diperhatikan secara serius.
“Budaya itu bagian dari ciptaan Tuhan yang kita harus olah, dinaikkan derajatnya, tidak boleh ditinggalkan. Kita harus mengabadikan dan melestarikan karena ini karya tangan Tuhan,” ujarnya saat acara penutupan sore kemarin.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya kepentingan pribadi atau dinas semata, melainkan menjadi tanggung jawab bersama untuk menjawab kepercayaan masyarakat.
“Ini tugas dari dinas, tapi juga kepercayaan masyarakat yang kita harus angkat dan bagikan melalui sistem Dapobud,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Deni juga mengingatkan pentingnya memastikan aksesibilitas aplikasi bagi seluruh kabupaten.
“Pastikan akses mulai dari SK, operator, surat tugas, dan emailnya bisa diakses dengan lancar. Kami akan terus membuka kesempatan hingga semua kabupaten bisa mengakses Dapobud,” ucapnya.
Saat ini, Kabupaten Paniai dan Mimika telah memiliki SK dan surat tugas untuk mengakses aplikasi tersebut. Sedangkan kabupaten lainnya diminta segera menyelesaikan persyaratan yang diperlukan.