MENU Selasa, 25 Agu 2026

Wisuda XIV STTIA Nabire, Gubernur Meki Nawipa: Jadilah Terang dengan Integritas dan Hati Pelayan

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Agu 2026 13:51 23 admin

NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan gerbang awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu, karakter, dan integritas di tengah masyarakat. Pesan ini disampaikan melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, saat mewakili Gubernur pada acara Wisuda Strata Satu (S1) ke-XIV sekaligus Dies Natalis ke-21 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (STTIA) Nabire, Selasa (25/8/2026).

Acara yang berlangsung khidmat di Aula RRI Nabire ini menjadi momen penting bagi ratusan wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studi mereka. Victor Fun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada STTIA Nabire yang selama 21 tahun konsisten berkontribusi dalam menghadirkan pendidikan teologi dan Kristen berkualitas di Tanah Papua, khususnya di wilayah Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Victor Fun menekankan bahwa pembangunan di Papua Tengah tidak dapat dipisahkan dari aspek sumber daya manusia. Menurutnya, pembangunan jalan dan gedung harus sejalan dengan pembangunan moral, pengetahuan, dan kepedulian sosial.

“Gereja dan lembaga pendidikan seperti STT Injili Arastamar memiliki peran strategis dalam membentuk generasi Papua Tengah yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga beriman, berkarakter, berintegritas, dan memiliki hati untuk melayani,” ujar Victor Fun.

Ia mengingatkan para lulusan bahwa tantangan kehidupan nyata menuntut lebih dari sekadar kemampuan akademik. Karakter, keteladanan, dan kemampuan melayani menjadi kunci utama dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Gubernur Meki Nawipa, melalui perwakilannya, memberikan pesan spesifik bagi para lulusan berdasarkan bidang pengabdian mereka:
– Bagi Calon Pendeta: Diharapkan melayani jemaat dengan tulus dan penuh kasih.
– Bagi Calon Guru: Diminta mendidik generasi muda dengan keteladanan dan kesabaran.
-Bagi Aparatur Sipil/Pemerintahan: Diwajibkan menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam bekerja.
-Bagi Calon Pemimpin: Harus menjalankan amanah dengan semangat melayani masyarakat, bukan dilayani.

“Kepemimpinan harus dijalankan dengan semangat melayani masyarakat. Jangan mudah menyerah, teruslah belajar, dan jangan lupakan jasa orang tua serta almamater,” tambah Victor Fun.

Tidak lupa, Victor Fun menyampaikan ucapan terima kasih kepada para orang tua, keluarga, dosen, dan tenaga kependidikan STTIA Nabire. Ia mengakui bahwa keberhasilan para wisudawan tidak lepas dari doa, pengorbanan, dan kerja keras para pendamping mereka selama masa studi.

Mengakhiri sambutannya, Victor Fun mendoakan agar STTIA Nabire semakin maju dan terus melahirkan generasi yang takut akan Tuhan serta mampu menjadi berkat bagi gereja, masyarakat, dan seluruh Tanah Papua. Acara wisuda ini ditutup dengan harapan baru bagi para alumni untuk menjadi agen perubahan yang membawa cahaya di tengah tantangan zaman.

  • Pemprov Papua Tengah Harapkan Layanan Hukum Jangkau Kampung

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA