MENU Sabtu, 22 Agu 2026

Antisipasi Lonjakan ISPA, Dinkes Papua Tengah Bagikan 1.000 Masker Gratis per Hari di Nabire

waktu baca 3 menit
Sabtu, 22 Agu 2026 02:29 55 admin

NABIRE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) seiring dengan memburuknya kualitas udara akibat musim kemarau, debu tebal, dan asap kebakaran hutan. Sebagai langkah preventif, tim Dinkes turun langsung ke ruang publik di Kota Nabire pada Sabtu pagi (22/8/2026) untuk membagikan masker secara gratis kepada warga.

Aksi distribusi masker ini menyasar pejalan kaki, pedagang kaki lima, pengendara sepeda motor, serta masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari edukasi kesehatan dalam acara Car Free Day (CFD) pekan ini, di mana petugas kesehatan turut mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh di tengah cuaca kering.

Langkah ini diambil berdasarkan pemantauan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) yang mencatat adanya tren kenaikan kasus ISPA di wilayah Papua Tengah. Meskipun peningkatannya belum tergolong signifikan, Dinkes memilih untuk bertindak proaktif guna mencegah lonjakan kasus yang lebih besar.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Agus, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menunggu hingga situasi menjadi kritis.

“Data SKDR menunjukkan mulai ada kenaikan kasus ISPA walau belum signifikan, namun kami tidak boleh lengah. Langkah antisipasi langsung kami jalankan, mulai dari memastikan ketersediaan logistik obat-obatan, pembagian 1.000 masker per hari di ruang publik, hingga menyiagakan armada ambulans untuk kasus emergensi sesak napas,” ujar dr. Agus.

Stok Logistik Aman: 60.000 Lembar Masker Siap Disalurkan

Dari sisi kesiapan logistik, Instalasi Farmasi Provinsi memastikan stok obat batuk, vitamin, dan perlengkapan medis lainnya dalam kondisi aman. Saat ini, Dinkes Papua Tengah memiliki stok masker 3-ply sebanyak 23 karton atau sekitar 1.150 boks, yang setara dengan kurang lebih 60.000 lembar. Stok ini siap disalurkan secara bertahap kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selain distribusi masker, Dinkes juga memperkuat edukasi pencegahan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan karena dapat memperburuk kualitas udara. Warga juga disarankan untuk:
* Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
* Memperbanyak konsumsi air putih.
* Mencuci tangan secara rutin.
* Menjaga sirkulasi udara di dalam rumah.
* Mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat cukup.

Pelaksanaan Car Free Day (CFD) pekan ini tetap diizinkan dengan pertimbangan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk para pedagang dan “mama-mama” penjual yang telah menyiapkan dagangan. Namun, Dinkes Papua Tengah menyatakan akan terus mengevaluasi pelaksanaan CFD pada pekan-pekan berikutnya secara situasional, bergantung pada perkembangan indeks kualitas udara.

Masyarakat diminta segera mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti batuk dan pilek lebih dari tiga hari, demam tinggi, napas cepat, sesak dada, hingga bibir atau kulit tampak kebiruan.

Untuk informasi lebih lanjut atau layanan darurat, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp Pelayanan Dinkes Papua Tengah di nomor 0822-2308-8479 atau mengikuti update resmi melalui Instagram @dinkespapuatengah.

  • Pemprov Papua Tengah Harapkan Layanan Hukum Jangkau Kampung

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA