MENU Selasa, 21 Apr 2026

Festival Media Se-Tanah Papua 2026 Resmi Ditutup, Jurnalis Diminta Jadi Mitra Strategis Pembangunan

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Jan 2026 12:26 319 admin

NABIRE – Festival Media Se-Tanah Papua 2026 yang digelar Asosiasi Wartawan Papua (AWP) resmi ditutup oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Provinsi Papua Tengah, Marthen Ukago.Kamis (15/01/2026) sore. Bertempat di Lapangan Bandara Nabire.

Festival yang berlangsung selama tiga hari ini dihadiri oleh ribuan peserta, termasuk jurnalis dari enam provinsi di Tanah Papua.

Ketua Panitia, Abeth Abraham You, mengatakan bahwa festival ini telah dirintis dan akan diwariskan kepada semua yang aktif dalam dunia pers. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini telah diikuti oleh 1.032.000 peserta dan berharap akan ada hasil untuk dapat menjadi jurnalis kedepannya.

“Kamu mungkin belum sampai tujuan, tetapi lihatlah sejauh mana sudah berjalan,”tutup Abeth diakhir sambutannya.

Kesempatan sama, Ketua AWP, Elisa Sekenyap, mengatakan bahwa festival ini akan menjadi agenda rutin dua tahunan dan bertujuan memperkuat kapasitas jurnalis, khususnya wartawan asli Papua.

“Festival ini akan menjadi agenda rutin dua tahunan dan bertujuan memperkuat kapasitas jurnalis, khususnya wartawan asli Papua,”ungkap Elisa.

Sementara itu, Gubernur Papua Tengah dalam sambutannya yang dibacakan oleh Marthen Ukago, menyampaikan syukur atas terselenggaranya festival ini. Ukago juga menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pembangunan dan pengawal kepentingan publik.

“Insan pers adalah mitra strategis pembangunan. Kritik yang jujur, data yang akurat, dan keberpihakan pada kepentingan publik menjadi fondasi pemerintahan yang transparan dan adil,” kata Ukago.

Dihadiri Forkopimda, pimpinan organisasi pers, tokoh senior media, anggota DPR Papua Tengah dan MRP, kepala OPD, tokoh adat, agama, perempuan, pemuda, pelajar, mahasiswa, serta insan pers dari berbagai wilayah Papua.

LAINNYA
error: Content is protected !!