MENU Minggu, 18 Jan 2026

​Pesan Gubernur Meki Nawipa di Awal 2026: Mari Bekerja dengan Hati dan Melayani dengan Tulus

waktu baca 2 menit
Senin, 5 Jan 2026 03:00 193 admin

NABIRE –  Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH, memimpin langsung apel perdana awal tahun anggaran 2026 yang digelar di halaman eks Bandara Lama, kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (4/1/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan komitmen pemerintah untuk menerapkan disiplin waktu yang ketat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik sepanjang tahun ini.

Dihadapan para pejabat, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan tenaga honorer, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan bahwa momentum pergantian tahun harus menjadi sumber kekuatan baru untuk melayani masyarakat.

“Apel gabungan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi momentum penting untuk refleksi, evaluasi, dan konsolidasi bersama dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan di Tahun 2026,” tegas Gubernur Nawipa dalam sambutannya.

Tantangan Strategis Tahun 2026
Mantan Bupati Paniai ini menyebutkan bahwa tahun 2026 merupakan periode strategis bagi pembangunan di Provinsi Papua Tengah. Menurutnya, dinamika sosial-ekonomi yang semakin kompleks menuntut pemerintah daerah untuk bekerja lebih profesional dan adaptif.

Ia pun menggarisbawahi lima poin utama yang menjadi pedoman bagi seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemprov Papua Tengah:

  • Disiplin dan Integritas: Menjadikan kehadiran tepat waktu dan etika kerja sebagai budaya organisasi.
  • Orientasi Hasil: Setiap program kerja harus terukur dan memberikan manfaat langsung pada kesejahteraan masyarakat.
  • Transformasi Digital: Pelayanan publik harus cepat, transparan, dan akuntabel dengan memangkas birokrasi yang berbelit-belit melalui teknologi informasi.
  • Sinergitas Lintas Sektor: Memperkuat kolaborasi antar-perangkat daerah agar tidak ada ego sektoral dalam pembangunan.
  • Peningkatan Kompetensi: ASN didorong untuk terus berinovasi guna mewujudkan aparatur yang profesional.

Melayani dengan Hati
Menutup amanatnya, Gubernur mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun penguatan kepercayaan publik. Gubernur berharap pelayanan yang diberikan bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan sebuah bentuk pengabdian yang tulus.

“Mari kita bekerja dengan hati, melayani dengan tulus, dan mengabdi dengan penuh tanggung jawab demi terwujudnya Papua Tengah yang maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya.

Apel pagi tadi berlangsung khidmat tersebut juga diisi dengan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh pegawai yang hadir, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama setahun terakhir.

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA
error: Content is protected !!