
NABIRE – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si menegaskan program pembiayaan perumahan tidak sekadar penyediaan tempat tinggal, tetapi berhubungan erat dengan kualitas hidup, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Deinas saat sosialisasi program pembiayaan perumahan di Nabire. Menurutnya, integrasi program seperti Kredit Program Perumahan (KPP), Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), serta dukungan dari lembaga keuangan menjadi langkah strategis menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di Papua Tengah.
“Isu perumahan menjadi bagian dari agenda besar pembangunan daerah. Sejalan dengan visi Papua Tengah Emas yang adil, berdaya saing, bermartabat, harmonis, maju, dan berkelanjutan, pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur dasar, termasuk penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua,” ujar Deinas.
Wagub kesempatan itu, menegaskan program pembiayaan perumahan memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penciptaan akses pembiayaan inklusif.
Ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga pembiayaan sebagai kunci keberhasilan implementasi program.
“Program ini harus benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan, tidak berhenti pada sosialisasi semata, tetapi berlanjut pada implementasi yang terukur dan tepat sasaran,” tegasnya.
Pemprov Papua Tengah, lanjut Deinas, berkomitmen mendukung penuh program pembiayaan perumahan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan keberpihakan kepada masyarakat lokal.
“Ketika masyarakat memiliki rumah yang layak, maka stabilitas sosial meningkat, produktivitas tumbuh, dan ekonomi daerah akan bergerak lebih cepat,” katanya.
Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BRI, PNM, BP Tapera, serta seluruh mitra yang mendorong terselenggaranya kolaborasi tersebut.
Wagub Deinas berharap kegiatan ini menghasilkan langkah konkret yang berdampak nyata bagi masyarakat Papua Tengah serta menjadi momentum memperkuat semangat kerja bersama.
“Mari kita bangun Papua Tengah dengan kerja bersama, kolaborasi, dan semangat melayani,” tutup Deinas.*