MENU Senin, 08 Jun 2026

Pemprov Papua Tengah: Pembangunan Bukan Hanya Fisik, Tapi Juga Iman dan Karakter Masyarakat

waktu baca 3 menit
Senin, 8 Jun 2026 14:56 37 admin

NABIRE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Marthen Ukago, secara resmi menghadiri Ibadah Syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Gereja KINGMI Jemaat Maranatha Klasis Nabire. Perayaan suci ini digelar di lingkungan Karang Mulia, Distrik Nabire, Sabtu (6/6/2026) pekan kemarin, tampak dihadiri ratusan jemaat dan tokoh masyarakat setempat.

Mewakili Gubernur Papua Tengah, Marthen Ukago menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas perjalanan panjang pelayanan gereja ini selama lebih dari enam dekade. Ia menegaskan bahwa angka 62 tahun bukan sekadar hitungan waktu, melainkan bukti nyata dari kesetiaan, doa, pengorbanan, dan kerja keras para pendiri serta pengurus dalam memuliakan Tuhan dan melayani sesama.

“Perayaan ini adalah momentum istimewa untuk kita merefleksikan perjalanan pelayanan yang telah ditempuh, sekaligus menatap masa depan dengan iman yang teguh, penuh pengharapan, dan kasih yang semakin meluas. Kehadiran gereja ini telah menjadi berkat yang nyata bagi masyarakat Nabire,” ujar Marthen Ukago membacakan sambutan Gubernur.

Dalam amanatnya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menempatkan lembaga gereja dan para tokoh agama sebagai mitra strategis utama dalam agenda pembangunan daerah. Marthen menekankan bahwa pembangunan suatu bangsa atau daerah tidak akan sempurna jika hanya berfokus pada fisik dan infrastruktur semata.

“Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan manusia seutuhnya. Di sinilah letak peran vital Gereja KINGMI Jemaat Maranatha. Anda bukan sekadar tempat beribadah, tetapi menjadi pusat pembentukan karakter, penguatan nilai moral, pondasi keluarga yang kokoh, serta garda terdepan dalam menjaga perdamaian dan kepedulian sosial,” tegasnya.

Visi besar Papua Tengah yaitu mewujudkan wilayah yang “Emas, Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan”, dinilai sangat sejalan dengan misi gereja dalam menanamkan nilai-nilai luhur di tengah masyarakat. Khususnya dalam menjaga Harmoni dan Martabat, dua pilar utama yang menjadi kunci persatuan di Tanah Papua.

Marthen Ukago mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa menjadi “Terang dan Garam” di lingkungan masing-masing. Ia mendorong umat untuk aktif menjaga kedamaian, memperkuat semangat gotong royong, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

Secara khusus, pesan mendalam juga disampaikan bagi para generasi muda yang hadir dalam perayaan tersebut. Pemerintah daerah berharap kaum muda memanfaatkan masa emas mereka untuk hal-hal positif.

“Kepada anak-anak muda, gunakanlah masa muda ini untuk belajar, berkarya, dan melayani. Jangan sia-siakan masa depan dengan hal-hal yang merusak. Jadilah generasi pembawa nama baik gereja, keluarga, dan daerah kita tercinta, Papua Tengah,” pesannya dengan penuh harap.

Di penghujung sambutan, Pemerintah Provinsi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Hamba Tuhan, Majelis, dan pengurus jemaat atas dedikasi dan pelayanan tanpa lelah selama ini. Ditegaskan pula, bahwa Papua Tengah adalah rumah bersama yang wajib dijaga, dirawat, dan dibangun oleh seluruh elemen masyarakat dengan hati yang tulus dan integritas tinggi.

“Mari kita terus bersinergi dan bekerja sama. Karena Papua Tengah adalah Rumah Kita Bersama yang harus kita bangun dengan kasih dan semangat melayani,” tutupnya.

Ibadah syukuran ini berlangsung dengan suasana yang khidmat namun penuh sukacita, diiringi nyanyian pujian dan doa sebagai wujud rasa terima kasih atas penyertaan Tuhan yang tak pernah terputus bagi Gereja KINGMI Jemaat Maranatha selama 62 tahun berdiri.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!