
MIMIKA – Yayasan Honai Peduli Cerdas (HPC) mengumumkan komitmen besar untuk memperluas program pendidikan nonformal bagi anak-anak suku Amungme, Kamoro, dan masyarakat Papua lainnya di Kabupaten Mimika Hal tersebut disampaikan dalam keterangan pers, Sabtu (03/01/2026) sore diterima media ini.
Ketua Yayasan HPC, Maico Gobay, menyatakan bahwa pendidikan anak asli Papua masih perlu ditingkatkan secara signifikan.
“Kami akan terus mengasah potensi mereka agar kelak menjadi tuan di tanah sendiri,” ungkapnya.
Pihaknya Optimis di tahun 2026 menjadi tahun harapan besar bagi HPC, di mana anak-anak Papua diharapkan mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional.
“Anak Papua sangat cerdas, hanya perlu dorongan dan motivasi lebih,” tegas Maico kutip media.
Program yang telah berjalan selama tiga tahun, yaitu pelatihan komputer dan bahasa Inggris, akan diperkaya dengan penambahan materi baru:
1.Bahasa Amungme
2.Bahasa Kamoro
3.Latihan Membaca
Selain tiga materi diatas itu, ada lima bidang pelatihan ini menjadi fokus utama di tahun 2026, menggabungkan pelestarian budaya lokal dengan keterampilan global. Ia menutup pernyataan dengan harapan bahwa inisiatif ini membawa berkah bagi generasi muda Papua di Mimika.
” Yayasan HPC mengundang dukungan dari pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk bersama membangun pendidikan yang inklusif dan berdaya saing tinggi bagi anak-anak Papua.”harapnya.*