MENU Jumat, 17 Apr 2026

30.000 Siswa Papua Putus Sekolah: Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

waktu baca 1 menit
Minggu, 15 Feb 2026 02:35 274 admin

JAKARTA – Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma, mendesak pemerintah untuk mengambil langkah konkret mengatasi masalah putus sekolah di Papua. Berdasarkan data Kemendikdasmen 2024, lebih dari 30.000 siswa di Papua mengalami putus sekolah.

“Pemerintah harus melakukan pembaruan dan verifikasi data pendidikan agar akurat dan dapat menjadi kunci sinkronisasi kebijakan yang tepat,” kata Filep siaran pers (14/2/2026) tadi.

Filep menekankan pentingnya akurasi dan validitas data pendidikan untuk mewakili kondisi riil di daerah. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk memastikan bahwa anak-anak putus sekolah mendapat perhatian langsung dan jaminan bahwa ke depan tidak ada lagi anak-anak Papua yang putus sekolah akibat ketidakmampuan ekonomi.

“Data rasio guru dengan siswa sangat penting. Rasio antara keduanya yang tinggi secara langsung menunjukkan kekurangan guru dan ketimpangan distribusi antar wilayah,” tambah Filep.

Filep juga mengingatkan bahwa tingkat putus sekolah yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan PDRB dan mengancam masa depan generasi Papua. “Angka putus sekolah merupakan alarm penting karena merupakan persoalan yang kompleks,” katanya.

LAINNYA
error: Content is protected !!