
NABIRE – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Nabire menggandeng Komunitas Pelatihan Public Speaking dan MC Papua Tengah menggelar pelatihan pembawa acara atau Master of Ceremony (MC) dan public speaking, Berlangsung hari Sabtu (09/05/2026) tadi.
Pelatihan satu hari penuh itu digelar di Aula Studio Gereja KSK Nabire sejak pagi hingga sore. Diikuti 37 peserta, kegiatan mengangkat tema _“Berani Berbicara, Siap Bergerak” dengan tujuan mencetak generasi muda yang eksis, konsisten, berkarakter, dan percaya diri saat membawa acara.
Hadir dalam kegiatan Ketua Komunitas Pelatihan Public Speaking dan MC Papua Tengah Martince Marllies Wakum , Ketua Pemuda Katolik Komcab Nabire Natalia Florentina Agapa, jajaran pengurus, serta para tamu undangan.

Kegiatan didukung penuh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Umum Sekertaris Daerah, Provinsi Papua Tengah, Vivian Gobay,S.STP., M.M.
Kesempatan itu, Ibu Vivian membuka acara, serta memberi arahan, menyampaikan materi singkat MC dan public speaking.
“Beranilah aktif dalam hal-hal kecil untuk menciptakan hal yang luar biasa. Jika ingin menjadi MC yang handal, maka penguasaan kemampuan berbicara di depan umum adalah kunci utamanya,” pesan Vivian di hadapan 37 peserta.
Vivian menjelaskan teknik dasar menjadi MC yang baik, antara lain harus memiliki kesiapan materi, keberanian tampil, kepercayaan diri, serta ketenangan dalam mengendalikan suasana. Ia berharap kegiatan serupa terus digelar berkelanjutan agar semakin banyak pemuda Papua yang terampil tampil di ruang publik.

Selain Vivian, pelatihan menghadirkan dua pemateri lain. Anastasia Padua, Sarjana Pertanian, menyampaikan materi public speaking. Sementara materi Master of Ceremony dibawakan langsung Ketua Pemuda Katolik Komcab Nabire, Natalia Florentina Agapa.
Usai pemaparan materi, peserta langsung praktik menjadi MC secara bergantian.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Nabire, Natalia Florentina Agapa mengatakan pelatihan ini merupakan program kerja Pemuda Katolik yang sejalan dengan program Komunitas MC Papua Tengah. “Sehingga kami kolaborasi bersama untuk melaksanakan kegiatan ini,” kata Natalia di sela kegiatan.
Natalia berharap usai pelatihan, peserta khususnya anak-anak Katolik dan umumnya pemuda-pemudi Papua Tengah bisa menjadi MC profesional. “Juga bisa percaya diri tampil di depan umum, memiliki kualitas public speaking yang baik untuk menjadi generasi-generasi unggul di Papua Tengah,” ujarnya.