(self.SWG_BASIC = self.SWG_BASIC || []).push( basicSubscriptions => { basicSubscriptions.init({ type: "NewsArticle", isPartOfType: ["Product"], isPartOfProductId: "CAow7IrHDA:openaccess", clientOptions: { theme: "light", lang: "id" }, }); });
MENU Minggu, 02 Agu 2026

Milad ke-51, Pemprov Papua Tengah Komitmen Bangun Kemitraan Kuat dengan MUI demi Daerah yang Damai

waktu baca 2 menit
Minggu, 2 Agu 2026 03:47 66 admin

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Staf Ahli II Gubernur,, Ukkas, menghadiri peringatan Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berlangsung di Islamic Center Nabire, Kabupaten Nabire, pada Minggu (2/8/2026).

Acara dengan tema “Umat Bersatu, Bangsa Berdaulat, Negara Kuat” ini dihadiri oleh Ketua MUI Provinsi Papua Tengah, Ketua MUI Kabupaten Nabire beserta jajaran, para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan jamaah dan tamu undangan.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang dibacakan oleh Ukkas, pemerintah provinsi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian MUI selama 51 tahun. Gubernur menekankan bahwa tema milad tahun ini sangat relevan dengan kondisi sosial di Papua Tengah.

“Persatuan umat merupakan kekuatan moral untuk merawat kebinekaan, menjaga persaudaraan, serta memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial,” ujar Ukkas membacakan amanat Gubernur.

  • Pemprov Papua Tengah Harapkan Layanan Hukum Jangkau Kampung

Gubernur Meki Nawipa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengimplementasikan tiga jenis persaudaraan secara simultan: ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia). Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya di Papua Tengah.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menyoroti peran strategis MUI dalam menghadirkan bimbingan keagamaan yang menyejukkan. Gubernur meminta MUI untuk terus menjadi garda terdepan dalam mencegah paham kekerasan, menangkal informasi menyesatkan, serta memperkuat moderasi beragama tanpa mengurangi keteguhan dalam menjalankan syariat.

Selain aspek spiritual, Pemprov Papua Tengah mengharapkan dukungan ulama dalam pembangunan kualitas SDM dan ekonomi umat. Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi:
1. Pencegahan Sosial: Melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.
2. Pemberdayaan Ekonomi: Mendorong pengembangan UMKM, produk halal, dan kewirausahaan pemuda berbasis potensi lokal.
3. Kepedulian Sosial: Menumbuhkan empati terhadap masyarakat miskin dan kelompok rentan.

“Kemandirian ekonomi akan memperkuat martabat umat dan daya tahan keluarga. Mari kita jadikan agama sebagai sumber kasih sayang, kejujuran, dan disiplin,” tambah Gubernur dalam sambutannya.

Menutup sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk membangun kemitraan yang kuat dengan MUI dan seluruh lembaga keagamaan. Sinergi ini ditujukan demi mewujudkan Papua Tengah yang maju, sejahtera, berkeadilan, damai, dan berkelanjutan.

Gubernur juga berpesan kepada seluruh umat Islam agar menggunakan ruang digital untuk menyebarkan ilmu, kedamaian, dan harapan, bukan kebencian atau perpecahan. Perbedaan pandangan tidak boleh memutus tali persaudaraan, melainkan harus diselesaikan melalui musyawarah, tabayun, dan keteladanan.

Rangkaian acara Milad ke-51 MUI ini dilanjutkan dengan istighotsah, tasyakuran, dan doa bersama untuk memohon keberkahan bagi masyarakat Papua Tengah serta memperkokoh persatuan bangsa dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA
x
error: Content is protected !!