MENU Sabtu, 29 Agu 2026

Warnai PKKMB dengan Aksi Sosial, Ratusan Mahasiswa Baru STIKes Papua Sehat Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Agu 2026 06:54 92 admin

NABIRE – Sebanyak 136 mahasiswa baru Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Papua Sehat Nabire mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) angkatan 2026/2027 dengan pendekatan unik. Alih-alih hanya duduk di dalam aula, para mahasiswa diterjunkan langsung ke lapangan untuk membersihkan lingkungan publik di Pesisir Pantai Nabire dan Taman Gizi Oyehe pada Rabu (26/8/2026).

Aksi pembersihan sampah plastik, kaleng, dan limbah lainnya ini merupakan bagian dari hari kedua PKKMB yang berlangsung selama tiga hari di Kampus Jalan Suroyo Tanoyo, Kelurahan Karang Mulia, Kabupaten Nabire. Langkah ini diambil sebagai implementasi filosofi “learning by doing” atau belajar sambil berbuat.

Disela kegiatan, Ketua Stikes Papua Sehat Nabire, Dr. Kornelis Pakage,S.KM.,M.Kes menjelaskan bahwa aktivitas fisik ini memiliki tujuan pedagogis yang mendalam. Ia menekankan bahwa mahasiswa IKM adalah ujung tombak dalam sistem kesehatan preventif.

“Kita sering lupa bahwa sampah adalah sumber utama penularan penyakit. Mahasiswa tidak boleh jijik atau malas terhadap kotoran. Mereka harus memahami bagaimana lingkungan yang tidak sehat berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Dr. Kornelis di sela-sela aksi.

Menurutnya, tugas utama seorang ahli kesehatan masyarakat bukan hanya mengobati orang yang sudah sakit, tetapi mencegah orang menjadi sakit. Pencegahan tersebut dimulai dari menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Rangkaian PKKMB dirancang secara bertahap untuk membentuk mentalitas dan disiplin mahasiswa:
1. Hari Pertama (Internalisasi): Fokus pada materi disiplin ketat, tata tertib akademik, dan administrasi pengurusan Kartu Rencana Studi (KRS) di dalam gedung.
2. Hari Kedua (Aksi Sosial): Penerapan empati dan kepedulian sosial melalui pembersihan area publik (Pantai Nabire & Taman Gizi Oyehe).
3. Hari Ketiga (Kepemilikan): Pembersihan area internal kampus untuk menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap almamater.

Salah satu peserta PKKMB mengaku awalnya merasa canggung melakukan pekerjaan fisik di bawah terik matahari. Namun, ia menyadari bahwa hal tersebut adalah latihan mental penting. “Ini adalah persiapan sebelum kami benar-benar terjun ke desa-desa nanti. Saya jadi sadar betapa susahnya menjaga kebersihan jika tidak ada kesadaran dari diri sendiri,” ungkapnya.

Dengan jumlah 136 mahasiswa, angkatan 2026/2027 ini diharapkan menjadi agen perubahan baru di Kabupaten Nabire. Stikes Papua Sehat berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teori kesehatan, tetapi juga berani bertindak nyata.

Sampah yang terkumpul dari aksi hari kedua ini akan dipilah dan dikelola lebih lanjut. Langkah kecil ini menjadi simbol komitmen besar mahasiswa baru terhadap masa depan kesehatan masyarakat di Papua Tengah.


 

Terdaftar di Google News

  • Pemprov Papua Tengah Harapkan Layanan Hukum Jangkau Kampung

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA