MENU Senin, 12 Okt 2026

Kapolres Nabire Klarifikasi Tuduhan Intimidasi Pelajar, Sebut Selebaran SPWP Hoaks

waktu baca 2 menit
Senin, 12 Okt 2026 04:26 142 Yan Willim

NABIRE– Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR., memberikan keterangan klarifikasi resmi atas tuduhan keras disampaikan dalam selebaran Solidaritas Pelajar West Papua disingkat SPWP.

Dengan adanya selebaran SPWP memuat narasi yang menyebutkan “Kapolres Nabire Stop Diskriminasi, Intimidasi dan Teror Terhadap Pelajar yang Terlibat Dalam Aksi Penolakan MBG”. Menanggapi hal ini, Kapolres Nabire menegaskan informasi dalam selebaran tersebut adalah hoaks dan tidak pernah dilakukan oleh pihaknya.

Pernyataan ini disampaikan Kapolres Samuel Dominggus Tatiratu di ruang rapat Polres Nabire, Senin (12/10/2026) siang tadi.

“Ini adalah hoaks dan tidak pernah kami melakukan hal demikian,” tegas Kapolres Samuel dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa jajaran Polres Nabire justru memberikan pelayanan pengamanan dan pengawalan penuh selama aksi berlangsung, termasuk saat para pelajar melakukan “long march” dari Pasar Karang menuju Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah.

Pengawalan yang melibatkan dirinya, Dandim, dan Danlanal ini bertujuan memastikan aksi berjalan aman, tertib, dan aspirasi pelajar dapat diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan.

Menanggapi selebaran tersebut, Polres Nabire akan mengklarifikasi langsung kepada koordinator lapangan SPWP yang terdaftar di Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam). Langkah untuk memastikan apakah selebaran tersebut benar-benar diterbitkan oleh SPWP atau ada pihak lain yang berniat mengganggu suasana.

Selain itu, Pihak Polres Nabire berencana menertibkan selebaran tanggapan resmi. Kapolres Samuel mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Nabire ini butuh keamanan, Nabire ini butuh kenyamanan, Nabire ini butuh kedamaian. Mari kita bijak menerima informasi, jangan mudah terkecoh, dan bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas,” pungkas Kapolres.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPWP terkait asal-usul selebaran tersebut. Kepolisian menyatakan akan terus melakukan klarifikasi lebih lanjut.

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA
error: Content is protected !!