MENU Senin, 15 Jun 2026

Debut di Ajang Nasional, Pemprov Papua Tengah Lepaskan 300 Kontingen Pesparawi XIV ke Papua Barat

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Jun 2026 03:08 244 Yan Willim

NABIRE – Sebuah momen bersejarah bagi Provinsi (Pemprov) Papua Tengah tercatat pada hari Senin (15/6/2026) siang, saat Pemerintah Provinsi secara resmi melepas kontingen yang akan bertanding di Pekan Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026. Pelepasan dirangkaikan dengan Ibadah Oikumene Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN. Berlangsung khidmat di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Kabupaten Nabire.

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bertindak mewakili Gubernur Meki Nawipa, dalam melepaskan 300 peserta yang siap mengharumkan nama daerah di Provinsi Papua Barat. Kehadiran Papua Tengah dalam edisi kali ini menandai partisipasi perdana provinsi termuda Indonesia tersebut dalam ajang akbar umat Kristiani tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Wagub Deinas Geley menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang kompetisi, melainkan momentum untuk mempererat persekutuan dan memperkuat iman.

“Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan paduan suara gerejawi, tetapi juga sarana persekutuan umat Kristiani untuk memuliakan nama Tuhan dan menunjukkan talenta yang telah dianugerahkan.” kata Deinas Geley.

Wakil Gubernur juga menyerahkan panji Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Papua Tengah kepada Ketuanya, Dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., MH.Kes., sebagai simbol pengutusan resmi.

“Sebagai ASN maupun non-ASN, setiap individu dipanggil bukan hanya untuk bekerja, tetapi juga melayani Tuhan melalui tugas dan tanggungjawab yang dijalankan sehari-hari. Karena itu,seluruh pekerjaan harus dilakukan dengan penuh integritas, ketulusan, dan semangat pelayanan,” ujarnya.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPPD Papua Tengah, panitia, pimpinan gereja, pelatih, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen sejak dini.

Kontingen Papua Tengah terdiri dari 300 peserta yang merupakan perwakilan terbaik dari tiga kabupaten, yakni Kabupaten Nabire, Mimika, dan Puncak. Mereka akan mengikuti 12 kategori perlombaan yang dijadwalkan berlangsung di Papua Barat.

Wagub Deinas berpesan agar para peserta, pelatih, dan ofisial menjaga kesehatan, kekompakan, serta menampilkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani selama berada di tanah perantauan. “Jadilah duta daerah sekaligus saksi Kristus yang membawa pesan damai, persatuan, dan kasih,” pesannya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menilai bahwa pembinaan keagamaan adalah pilar penting dalam pembangunan daerah, sejajar dengan pembangunan fisik dan ekonomi. Melalui partisipasi dalam Pesparawi, Pemerintah ingin menunjukkan bahwa pembangunan karakter, moral, dan kualitas iman masyarakat adalah fondasi utama mewujudkan Papua Tengah yang maju dan sejahtera.

Dengan dukungan doa dari seluruh masyarakat Papua Tengah, kontingen ini diharapkan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadi jembatan persaudaraan antarumat beragama dan antardaerah di tingkat nasional.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!