MENU Kamis, 30 Jul 2026

Kepala Suku Besar Meepago Melkias Keiya: Rahasia Taman Eden Adalah Pilihan Hati dan Ketaatan Hari Ini

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Jul 2026 04:11 47 admin

NABIRE – Dalam pernyataan resmi dilansir di halaman Pribadnya, Kepala Suku Besar Wilayah Meepago Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya, S.H., menyampaikan renungan dan ajakan kepada seluruh masyarakat Papua Tengah maupun Indonesia untuk merenungkan makna mendasar kisah Taman Eden: bahwa setiap kehidupan dibentuk oleh pilihan antara ketaatan maupun ketidaktaatan kepada Tuhan.

Mengacu pada Kitab Kejadian 3:17, di mana tercatat firman “Terkutuklah tanah” setelah manusia melanggar perintah, Melkias menegaskan bahwa setiap keputusan membawa dampak nyata. “Ketika manusia menjauh dari kehendak-Nya, maka lahirlah penderitaan, kerja keras, dan pergumulan hidup,” ujarnya.

Sementara itu, ayat 1 Timotius 2:10–15 mengarahkan umat hidup dalam kesopanan, kerendahan hati, ketaatan, kasih, dan kekudusan. Meski memiliki ragam penafsiran, intinya tetap sama: jalan hidup yang berkenan kepada Tuhan.

“Rahasia Taman Eden bukan sekadar soal pohon atau buah terlarang di masa lalu. Intinya ada pada hati kita hari ini,” tegas Melkias Keiya. “Jika hati memilih taat kepada Firman-Nya, damai, sukacita, dan berkat akan tumbuh. Jika memilih melawan, kita akan menuai akibat pilihannya sendiri.”

  • Pemprov Papua Tengah Harapkan Layanan Hukum Jangkau Kampung

Bangun Keluarga dan Daerah Berlandaskan Iman

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat membangun keluarga yang takut akan Tuhan, saling mengasihi, menjaga persatuan, menghormati sesama, dan menjadikan Firman Tuhan sebagai pedoman langkah.

“Pilihan kita hari ini menentukan masa depan. Mari kita pilih hidup dalam kasih, kebenaran, dan ketaatan,” pungkas Kepala Suku Besar Wilayah Meepago tersebut.

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA
error: Content is protected !!