MENU Senin, 27 Jul 2026

Menjaga Denyut Kemanusiaan: Ketika RSUD Jayapura Berbenah di Bawah Kepemimpinan Andreas Pekey

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Jul 2026 12:49 24 admin

Oleh: Karmin Lasuliha
(Pendiri Yayasan Bina Generasi Papua)

JAYAPURA – Di antara keagungan Pegunungan Cyclops dan tenangnya Teluk Humboldt, RSUD Jayapura bukan sekadar bangunan berlantai keramik putih. Bagi ribuan warga yang menempuh perjalanan berhari-hari dari lembah, pesisir, hingga pulau terluar membawa secarik rujukan dan harapan, rumah sakit ini adalah benteng terakhir pertaruhan antara hidup dan mati.

Di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang kompleks di Tanah Papua, angin perubahan perlahan terasa berhembus. Di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas Direktur, dr. Andreas Pekey, Sp.PD., M.H., M.Si., rumah sakit rujukan utama ini bertransformasi menjadi tempat yang lebih manusiawi: tidak lagi kaku dan dingin, melainkan menempatkan keselamatan pasien serta martabat pelayanan di atas segalanya.

Pelayanan yang Memiliki Hati

Bagi dr. Andreas Pekey, rumah sakit tidak boleh dikelola layaknya mesin birokrasi semata. Fasilitas canggih seperti CT Scan, MRI, ICU, NICU, dan laboratorium terpadu memang perlu terus ditingkatkan. Namun, “senyum, keramahan, dan kecepatan adalah bagian dari obat itu sendiri,” pesannya tak henti disampaikan kepada seluruh jajaran—mulai dari dokter spesialis, petugas IGD, hingga petugas administrasi.

Pembenahan yang dilakukan bukan sekadar perbaikan fisik atau laporan administrasi, melainkan upaya sadar untuk memastikan setiap warga Papua mendapatkan pelayanan yang bermartabat di tanah kelahirannya sendiri.

Menyelaraskan dengan Visi Kerakyatan

Langkah pembenahan ini sejalan dengan visi Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, yang bertekad mendekatkan negara kepada rakyat serta mewujudkan keadilan sosial yang nyata. Pembangunan tidak cukup hanya menyentuh infrastruktur jalan, melainkan harus menyentuh urat nadi kehidupan dasar: kesehatan dan pendidikan.

Pemangkasan prosedur yang berbelit, penguatan komunikasi publik, serta transparansi layanan di RSUD Jayapura adalah wujud nyata penerapan visi tersebut. Kesehatan adalah hak mendasar; tanpa tubuh yang sehat, cita-cita masa depan Papua akan sulit diwujudkan.

Arah yang Benar untuk Masa Depan

Perubahan besar tentu tidak terjadi dalam semalam. Masih ada tantangan birokrasi dan kelelahan yang dialami tenaga kesehatan yang bekerja melampaui waktu. Namun, arah yang diambil sudah tepat.

“Kemajuan suatu daerah tidak diukur dari tinggi gedungnya, melainkan seberapa peduli kita merawat warga yang sedang sakit,” tulis penulis. Di bawah arahan dr. Andreas Pekey, RSUD Jayapura perlahan mengembalikan kepercayaan publik: bahwa setiap orang, dari pegunungan hingga pesisir, berhak mendapatkan pelayanan setara, cepat, dan penuh rasa kemanusiaan.

Jayapura, 24 Juli 2026

  • Presenter Yanto Indorway belum ditemukan? 
LAINNYA
x[metaslider id="7076"]
error: Content is protected !!