MENU Senin, 07 Sep 2026

Paparkan 5 Pilar Pembangunan Di Dogiyai, Gubernur Meki Nawipa Dorong Ekonomi Koperasi dan Pendidikan

waktu baca 3 menit
Senin, 7 Sep 2026 10:56 195 admin

DOGIAI – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa kunci utama kemajuan daerah terletak pada persatuan dan sikap saling menghormati antar-elemen masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Gubernur saat memberikan arahan dalam tatap muka dengan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat luas di Aula Kingmi Digikotu Mowanemani, Kabupaten Dogiyai, pada Senin siang (7/9/2026).

Kunjungan kerja Gubernur ke Dogiyai ini diawali dengan peresmian Asrama Putra STA Bomomani serta peletakan batu pertama pembangunan fasilitas pendidikan lainnya. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa pembangunan bukanlah tanggung jawab pemerintah semata, melainkan hasil kolaborasi seluruh lapisan masyarakat.

Lima Pilar Pembangunan Dogiyai

Dalam arahannya, Gubernur Meki Nawipa menguraikan lima fokus strategis pembangunan yang akan digenjot di Kabupaten Dogiyai, meliputi pendidikan, infrastruktur, ekonomi kerakyatan, literasi digital, dan persatuan.

1. Penguatan Kualitas Pendidikan
Pemerintah Provinsi bersama Pemkab Dogiyai akan menyusun dokumen perencanaan pendidikan yang lebih matang. Mulai tahun depan, sinergi antara program MAPEGA dan sekolah menengah (SMPSM) akan diperkuat dengan penempatan tenaga pengajar berkualitas. Selain itu, Pemprov berkomitmen menyediakan 34 formasi tenaga kerja bagi pemuda lokal dan melanjutkan pembangunan gedung pendidikan seperti SEM FAHU.

2. Infrastruktur dan Perumahan Layak Huni
Pembangunan fisik difokuskan pada jalan, jembatan, dan penyediaan hunian layak. Gubernur menjamin distribusi bahan bangunan akan menjangkau wilayah dari pegunungan hingga pesisir agar masyarakat dapat memperbaiki tempat tinggal mereka.

3. Ekonomi Kerakyatan Berbasis Koperasi
Gubernur mendorong model ekonomi mandiri melalui pemberdayaan koperasi. Skema yang ditawarkan adalah petani menjual hasil panen ke koperasi, koperasi memasarkannya, dan keuntungan kembali kepada petani. “Dengan pola ini, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama ekonomi daerah,” jelasnya.

4. Literasi Digital yang Bijak
Menyikapi perkembangan teknologi, Gubernur mengimbau masyarakat untuk cerdas menggunakan media sosial. Ia mengingatkan bahwa platform digital adalah alat untuk kemajuan diri dan daerah, bukan sekadar sarana hiburan yang menghabiskan waktu.

5. Persatuan sebagai Modal Sosial
Mengingat Papua Tengah hanya terdiri dari delapan kabupaten, Gubernur menilai wilayah ini relatif lebih mudah dikelola jika warganya bersatu. “Bicara dari hati ke hati, dari mata ke mata. Kita bersatu, kita bisa membangun. Jika kita fokus pada kelebihan satu sama lain, kita bisa membangun lebih baik bersama,” tegasnya.

Pimpinan Sebagai Pelayan Rakyat

Meki Nawipa juga menekankan bahwa posisi Bupati dan Gubernur adalah amanah untuk melayani, bukan untuk bekerja sendiri. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pemerintah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

“Tuhan memberi kesempatan ini. Mari kita manfaatkan untuk membangun daerah kita bersama. Bangun Dogiyai, Bangun Papua Tengah, Maju dan Sejahtera,” pungkas Gubernur mengakhiri sambutannya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Dogiyai melalui pendekatan pembangunan yang inklusif dan berbasis kebersamaan.




  • Pemprov Papua Tengah Harapkan Layanan Hukum Jangkau Kampung

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA