MENU Jumat, 04 Sep 2026

Apresiasi untuk DWP Kesbangpol, Albertus Adii Harap Program Keterampilan Terus Berkembang demi Kemandirian Masyarakat

waktu baca 2 menit
Jumat, 4 Sep 2026 09:06 44 Yan Willim

NABIRE – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Tengah menggelar pelatihan tata rias di Aula Guest House Kesbangpol, Nabire, pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pemberdayaan anggota DWP untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha mandiri.

Pelatihan yang dimulai pukul 10.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) tersebut dihadiri oleh para istri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kesbangpol. Kepala Badan Kesbangpol Papua Tengah, Albertus Adii, yang hadir membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan langkah strategis dalam membangun karakter perempuan yang produktif.

Albertus Adii mengapresiasi inisiatif pengurus DWP Kesbangpol yang mengemas pelatihan tata rias sebagai media pembelajaran praktis. Ia menilai, kemampuan merias wajah memiliki nilai ekonomis yang tinggi jika dikelola dengan profesional.

“Keterampilan itu juga berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan produktif atau usaha mandiri. Saya berharap DWP Papua Tengah semakin aktif melahirkan program pembinaan yang berdampak nyata bagi kemandirian anggota dan masyarakat luas,” ujar Albertus.

Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi dari manfaat ekonomi yang dapat dirasakan oleh anggota dan keluarganya pasca-pelatihan. Oleh karena itu, ia mendorong agar kegiatan serupa terus dikembangkan secara konsisten dan tidak berhenti pada satu agenda saja.

Selain aspek teknis merias, pelatihan ini juga bertujuan membentuk mentalitas perempuan ASN yang percaya diri dan kreatif. Dalam dinamika sosial modern, penampilan yang rapi dan kharismatik dinilai menjadi bagian dari personal branding yang penting, baik dalam lingkup keluarga maupun interaksi sosial di masyarakat.

Para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh langsung dalam kehidupan sehari-hari, serta memiliki bekal keterampilan tambahan yang dapat menjadi sumber pendapatan sampingan di tengah tuntutan ekonomi saat ini.

Albertus juga berpesan agar DWP Kesbangpol tidak hanya fokus pada kegiatan internal keanggotaan, tetapi mampu memperluas dampak positifnya bagi masyarakat sekitar. Sinergi antara keterampilan anggota DWP dengan kebutuhan pasar lokal diharapkan dapat menciptakan ekosistem kewirausahaan kecil yang sehat di wilayah Nabire dan sekitarnya.

Dengan adanya pelatihan ini, DWP Kesbangpol Papua Tengah menunjukkan komitmennya dalam mendukung visi pemerintah provinsi untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.




  • Pemprov Papua Tengah Harapkan Layanan Hukum Jangkau Kampung

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA