MENU Selasa, 08 Sep 2026

Gubernur Meki Nawipa Resmikan Asrama STA Bomomani, Teken Batu Pertama Asrama Mapia

waktu baca 2 menit
Selasa, 8 Sep 2026 01:18 63 admin

DOGIAI – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H., secara resmi meresmikan Asrama Putra Sekolah Tinggi Atas (STA) Bomomani dan meletakkan batu pertama pembangunan Asrama SMP YPPK St. Fransiskus di Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, pada Senin (7/9/2026).

Kedua agenda strategis ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Dogiyai dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi siswa di wilayah pedalaman. Peresmian dan peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Gubernur didampingi Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, serta jajaran Forkopimda setempat.

Fokus pada Kualitas Sumber Daya Manusia

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa pembangunan fisik seperti asrama tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pengajaran. Ia mengumumkan bahwa mulai tahun depan, Pemprov akan memperkuat sinergi program MAPEGA dan sekolah menengah (SMPSM) dengan menempatkan tenaga pengajar berkualitas di berbagai distrik.

“Yang penting jangan saling curiga. Saling menghormati. Kita membangun untuk masyarakat Dogiyai yang menikmati,” ujar Gubernur di hadapan ratusan warga dan ASN di Aula Kingmi Digikotu Mowanemani.

Selain Asrama STA Bomomani yang telah diresmikan, Gubernur juga meresmikan Asrama SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Moanemani. Sementara untuk Asrama SMP YPPK St. Fransiskus Mapia, proses konstruksi akan segera dimulai setelah peletakan batu pertama hari ini.

 

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemuda lokal, Gubernur juga mengumumkan komitmen Pemprov Papua Tengah untuk menyediakan 34 formasi tenaga kerja bagi putra-putri Dogiyai tahun ini. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pembangunan daerah juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

“Tuhan memberi kesempatan ini. Mari kita manfaatkan untuk membangun daerah kita bersama. Bangun Dogiyai, Bangun Papua Tengah, Maju dan Sejahtera,” pungkas Gubernur.

Dukungan Infrastruktur Menyeluruh

Selain sektor pendidikan, Gubernur juga menyinggung rencana pembangunan infrastruktur pendukung lainnya, termasuk jalan, jembatan, dan perumahan layak huni. Ia menjamin bahwa distribusi bahan bangunan akan menjangkau wilayah dari pegunungan hingga pesisir untuk membantu masyarakat memperbaiki tempat tinggal mereka.

Dengan diselesaikannya fasilitas asrama ini, diharapkan siswa dari daerah terpencil dapat tinggal dengan lebih nyaman dan fokus dalam menempuh pendidikan, sehingga angka putus sekolah dapat ditekan dan prestasi akademik dapat ditingkatkan.




  • Pemprov Papua Tengah Harapkan Layanan Hukum Jangkau Kampung

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA