MENU Kamis, 29 Okt 2026

Festival Kopi Papua Tengah Dibuka, Gubernur Meki Targetkan Kopi Lokal Tembus Pasar Nasional

waktu baca 3 menit
Kamis, 29 Okt 2026 06:20 77 admin

NABIRE — Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi membuka Festival Kopi Papua Tengah 2026 di Aula KSK, Bukit Meriam, Jalan Jenderal Sudirman, Morgo, Kabupaten Nabire, Kamis (29/10/2026).

Acara yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Oktober 2026, ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mendorong hilirisasi komoditas kopi sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di pasar nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa pengembangan kopi di wilayah tersebut harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani. Ia menilai, kopi Papua Tengah memiliki potensi besar, namun selama ini masih berkutat di pasar lokal.

“Kopi Papua Tengah tidak seharusnya hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi perlu dikembangkan menjadi produk unggulan yang mampu bersaing di pasar nasional,” ujar Meki di hadapan ratusan peserta yang terdiri atas petani, pelaku usaha, barista, serta pecinta kopi.

Gubernur menekankan bahwa peningkatan produksi harus dibarengi dengan penerapan praktik pertanian yang baik (good agricultural practices). Petani, menurutnya, perlu menjaga kualitas tanaman, memanen buah kopi yang telah matang, serta memperhatikan proses pengeringan agar mutu produk tetap terjaga hingga ke tangan konsumen.

Tak kalah penting, Meki menyoroti aspek kemasan. Ia menilai, produk kopi dengan cita rasa khas Papua Tengah perlu didukung tampilan kemasan yang menarik dan kompetitif agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Produk dengan cita rasa baik harus didukung kemasan yang menarik agar nilai jualnya meningkat,” katanya.

Dalam paparannya, pemerintah provinsi menyebut sejumlah program pengembangan kebun kopi yang didukung anggaran khusus. Berdasarkan materi sambutan, program tersebut mencakup pengembangan kebun di Kabupaten Intan Jaya seluas sembilan hektare, Kabupaten Puncak delapan hektare, dan Kabupaten Deiyai delapan hektare.

Selain perluasan lahan, pemerintah juga menaruh perhatian pada pembangunan fasilitas pendukung budidaya, termasuk rumah kaca (greenhouse), serta peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan teknik budidaya, manajemen panen dan pascapanen, pengolahan lanjutan, hingga pengenalan mutu dan cita rasa kopi.

Meki berharap hasil dari berbagai program tersebut mulai dirasakan petani dalam tiga tahun ke depan. Namun, ia mengingatkan bahwa peningkatan produksi harus diikuti dengan akses pasar yang jelas agar pertumbuhan perkebunan benar-benar berdampak pada pendapatan masyarakat.

“Karena itu, pemerintah kabupaten dan provinsi perlu memperkuat koordinasi agar program pengembangan kopi dapat disesuaikan dengan kebutuhan petani di setiap daerah,” tuturnya.

Ketua Panitia Festival Kopi Papua Tengah 2026, Andreas Gobai, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan festival mencakup kompetisi barista, pemberian penghargaan kepada petani pemilik kebun kopi terluas, serta kegiatan promosi dan undian yang didukung sejumlah pihak, termasuk Bank Papua.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kopi Papua Tengah semakin dikenal dan para petani memperoleh motivasi untuk meningkatkan produksi serta kualitas hasil perkebunan mereka,” ujar Andreas.

Festival ini juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM, kedai kopi lokal, barista, dan usaha pengemasan untuk memperkenalkan produk mereka sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Keterlibatan berbagai pelaku usaha tersebut dinilai penting dalam membangun ekosistem kopi yang mampu menciptakan lapangan kerja di wilayah tersebut.

Pengamat menilai, keberhasilan pengembangan kopi Papua Tengah ke depan tidak hanya ditentukan oleh penyelenggaraan festival, melainkan oleh kesinambungan program, pendampingan petani, standar mutu, kemasan yang kompetitif, serta akses pasar yang berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pelaku usaha menjadi kunci agar rantai produksi hingga pemasaran dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA
error: Content is protected !!