MENU Selasa, 14 Jul 2026

Perkuat UMKM & Koperasi, KADIN Papua Tengah Resmikan Koperasi Induk Honai Papua Tengah Terang

waktu baca 3 menit
Selasa, 9 Jun 2026 05:42 392 Yan Willim

NABIRE – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah resmi meluncurkan Buku Potensi Ekonomi Daerah Provinsi Papua Tengah serta menginisiasi pembentukan Koperasi Induk Honai Papua Tengah Terang. Kedua langkah strategis ini diumumkan dalam Seminar Kajian Potensi Ekonomi yang digelar di Aula RRI Nabire, Selasa (9/6/2026) siang tadi.

Kegiatan ini sebagai upaya konkret menarik investasi dan memperkuat ekonomi kerakyatan di provinsi termuda Indonesia tersebut.

Dirangkaikan dengannpresentasi, pengujian ilmiah, dan penetapan buku tersebut dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Victor Fun, yang mewakili Gubernur Meki Nawipa. Acara ini dihadiri oleh perwakilan KADIN Pusat, unsur Forkopimda, akademisi, perbankan, pelaku usaha, UMKM, serta pengurus KADIN dari delapan kabupaten se-Papua Tengah.

Ketua Umum KADIN Papua Tengah, Alexander Gobai, menjelaskan bahwa penyusunan buku potensi ekonomi ini merupakan hasil kajian komprehensif yang melibatkan berbagai sektor. Dokumen strategis ini memuat data valid mengenai keunggulan kompetitif daerah, mulai dari pertanian, perikanan, kelautan, hingga pariwisata.

“Kami ingin membangun kepercayaan para investor terhadap Papua Tengah. Melalui kajian dan data yang akurat, kami ingin menunjukkan bahwa daerah ini memiliki peluang investasi yang besar dan menjanjikan.”ucap Gobai.

Menurutnya, Tujuan utamanya menghilangkan stigma negatif yang selama ini menghambat arus modal masuk ke Papua Tengah. Dengan data yang transparan dan terukur, investor dapat melihat peta peluang usaha secara jelas.

“Selama ini masih ada berbagai persepsi yang perlu diluruskan. Kehadiran buku ini menjadi ‘jembatan kepercayaan’ bagi investor nasional maupun internasional untuk melihat Papua Tengah bukan hanya sebagai daerah tantangan, tetapi sebagai ladang investasi yang sangat potensial,” ujar Alexander.

Selain fokus pada investasi skala besar, KADIN Papua Tengah juga berkomitmen mencetak wirausahawan baru dari kalangan masyarakat lokal. Alexander mengungkapkan bahwa program pelatihan dan pendampingan usaha akan difokuskan pada sektor yang mudah dijalankan namun memiliki perputaran ekonomi cepat, seperti jasa fotokopi, percetakan, car wash, dan perdagangan retail.

“Kami ingin menciptakan ekosistem pengusaha mandiri. Harapannya, dalam beberapa tahun ke depan, akan lahir ribuan pelaku usaha lokal yang mampu membuka lapangan kerja bagi saudara-saudara mereka sendiri,” tambahnya.

Momen penting lainnya dalam acara tersebut adalah peluncuran Koperasi Induk Honai Papua Tengah Terang. Koperasi ini dirancang menjadi wadah payung (umbrella organization) bagi berbagai koperasi sektoral di delapan kabupaten, khususnya yang bergerak di bidang pangan lokal, pertanian, dan perikanan.

Keberadaan koperasi induk ini diharapkan dapat Memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat adat dan lokal, Mempermudah akses permodalan melalui sinergi dengan perbankan (seperti Bank Papua), dan juga Meningkatkan daya tawar dan daya saing produk lokal di pasar regional maupun nasional.

Alexander menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha (KADIN), koperasi, dan perbankan adalah kunci utama. Sinergi ini ditujukan memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi Papua Tengah tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, tetapi benar-benar menyentuh kesejahteraan masyarakat luas.

Dengan diluncurkannya dua instrumen strategis ini, KADIN Papua Tengah optimis dapat mempercepat transformasi ekonomi daerah menuju kemandirian dan keberlanjutan.

LAINNYA
error: Content is protected !!