NABIRE – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menggelar acara Refleksi Akhir 2025 di markas besar Polda Papua Tengah.Selasa (30/12/2025) pagi tadi.
Acara dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare dan dihadiri oleh pejabat utama Polda, personel jajaran, serta tamu undangan dari unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolda Alfred Papare membuka dengan ucapan Selamat Natal Tahun 2025 kepada umat Kristiani di mana pun berada.
“Semoga Damai Natal menyertai kita semua dan selalu diberikan kekuatan serta kesehatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Amin,” ujarnya, seraya memanjatkan puji syukur atas rahmat Tuhan, refleksi ini berlangsung sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan institusional Polri kepada masyarakat.
Kapolda menegaskan bahwa refleksi akhir tahun bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi peran, tugas, dan tanggung jawab Polda Papua Tengah sepanjang 2025.
“Tahun 2025 penuh tantangan dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Papua Tengah, mulai dari isu keamanan, penegakan hukum, hingga pengawalan agenda nasional dan daerah,” katanya.
Namun, berkat sinergitas kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta dukungan seluruh elemen masyarakat, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua Tengah secara umum tetap terjaga kondusif.
Sepanjang 2025, Polda Papua Tengah telah melaksanakan berbagai upaya preventif, preemtif, dan represif secara profesional dan humanis, dengan mengedepankan prinsip Presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan).
Pendekatan komunikasi yang mengutamakan kenyamanan masyarakat membuat kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Meski demikian, Kapolda mengakui masih adanya kekurangan dan keterbatasan dalam pelaksanaan tugas.
“Melalui momentum ini, Polda Papua Tengah membuka diri terhadap kritik, saran, dan masukan konstruktif dari masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan di tahun 2026,” ungkapnya.
Kepercayaan publik disebut sebagai modal utama Polri, sehingga institusi berkomitmen terus membenahi internal,meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat integritas, serta menindak tegas pelanggaran yang mencederai kepercayaan masyarakat.
Menatap 2026, Polda Papua Tengah akan memperkuat sinergitas lintas sektor, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengedepankan penegakan hukum yang adil, transparan, dan berkeadilan, demi mewujudkan Papua Tengah yang aman, damai, dan sejahtera.
Di akhir sambutan, Kapolda menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polda Papua Tengah beserta jajaran, mitra kerja, dan masyarakat Papua Tengah atas dukungan, kerja sama, serta kepercayaan yang diberikan sepanjang 2025.
Acara refleksi ini diharapkan menjadi pijakan bagi peningkatan kinerja Polri di tahun mendatang, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di tengah tantangan wilayah Papua Tengah.
Pewarta : Yan Willim