NABIRE – Korem 173/Praja Vira Braja (PVB) mengungkap temuan mengejutkan berupa senjata api rakitan dan senapan angin modifikasi di sebuah rumah kontrakan milik Warga Negara Asing (WNA) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Penemuan ini terjadi saat tim gabungan melakukan penggerebekan terkait dugaan aktivitas tambang ilegal.
Kasi Intel Korem 173/PVB, Kolonel Inf Budi Suradi, menyampaikan keterangan pers tersebut di Mako Korem 173/PVB, Jalan Kusuma Bangsa, Nabire, pada Kamis (14/5/2026).
Operasi ini merupakan tindak lanjut dari perintah Pangdam XVII/Cenderawasih kepada Danrem 173/PVB untuk mendukung tugas Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Pada Selasa malam (12/5/2026), Satgas PKH yang dipimpin Kolonel Inf Adi Sabarudin telah memberikan arahan untuk mendalami sejumlah WNA Tenaga Kerja Asing (TKA) dari PT KMM yang diduga terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal.
Ada indikasi kuat adanya keterkaitan unsur asing tertentu dalam operasi ilegal tersebut, sehingga pemeriksaan diperketat.
Pada Rabu (13/5/2026) pukul 14.25 WIT, tim gabungan yang terdiri dari Intel Korem 173/PVB, unsur kehutanan, dan intelijen kewilayahan menyusup ke rumah kontrakan WNA di Jalan Poros Wadio Atas, Desa Bumi Wonorejo, Distrik Nabire.
Saat melakukan penggeledahan, petugas menemukan kejanggalan pada posisi sebuah lemari yang menghadap tembok. Setelah digeser, terungkap sebuah pintu rahasia.
“Senjata tersebut ditemukan tersembunyi di ruangan tertutup di dalam rumah kontrakan yang ditempati tujuh warga negara asing,” ujar Kolonel Budi Suradi.