TIMIKA – Provinsi Papua Tengah direncakan akan mengirimkan dua wakil terbaiknya ke ajang bergengsi Liga 4 Piala Presiden 2026. Keputusan ini diambil setelah berakhirnya kompetisi regional Liga 4 Papua Tengah musim 2025/2026 yang berlangsung sengit.
Dua tim yang berhak mewakili “Papua Tengah” di kancah nasional adalah Persipani Paniai sebagai juara, dan Persipuncak Cartensz yang lolos sebagai runner-up.
Persipani Paniai, yang dikenal dengan julukan Laskar Koteka, memastikan diri sebagai kampiun setelah mengalahkan Persipuncak Cartensz dengan skor tipis namun meyakinkan di laga final. Kemenangan ini menandai kembalinya Persipani ke level nasional setelah beberapa tahun absen, membawa serta harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Paniai.
Sementara itu, Persipuncak Cartensz, yang berasal dari Kabupaten Puncak, juga menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen. Meski harus puas di posisi kedua, langkah mereka ke Liga 4 Nasional menjadi bukti bahwa sepak bola di dataran tinggi Papua Tengah terus berkembang pesat.
Kualitas kedua tim tersebut tidak lepas dari ketatnya persaingan di Liga 4 Papua Tengah musim ini. Turnamen yang hanya diikuti oleh 7 tim ini dibagi ke dalam 2 grup, membuat setiap pertandingan memiliki nilai strategis yang tinggi.
Stadion Wania Imipi menjadi saksi sejarah perjalanan kedua tim menuju panggung nasional. Dengan jumlah peserta yang terbatas namun berkualitas, setiap gol dan strategi yang ditampilkan para pemain telah menghibur ribuan penonton lokal.
Kehadiran dua tim dari Papua Tengah menambah kekuatan kontingen sepak bola Pulau Papua di Liga 4 Nasional 2026. Sebelumnya, dikabarkan ada total 9 klub dari seluruh Tanah Papua yang akan berlaga di putaran nasional.
Para pendukung kini menanti hasil drawing resmi pembagian grup. Dengan pengalaman bertanding di kondisi geografis yang menantang, Persipani dan Persipuncak diharapkan dapat membawa nama harum Papua Tengah dan bersaing ketat dengan tim-tim dari pulau Jawa dan Sumatera.
Kick-off Liga 4 Nasional dijadwalkan segera bergulir. Doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Papua Tengah kini menyertai langkah Persipani Paniai dan Persipuncak Cartensz.