
JAKARTA SELATAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan, PT Jasa Raharja Cabang Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Road Safety Partnership Action (RSPA) melalui rapat koordinasi bersama pemangku kepentingan terkait. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Jakarta Selatan pada Rabu (26/8/2026) ini fokus membahas mitigasi risiko di wilayah rawan kecelakaan, khususnya Kecamatan Kebayoran Lama.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Jakarta Selatan, AKP Mujiyanto; Kanit Kamsel Lantas, AKP Herwice; perwakilan Dinas Perhubungan Jakarta Selatan; serta jajaran Jasa Raharja yang dipimpin oleh Suraya, Gusti Putu Kusumajaya, dan Nara Mianda.
Fokus pada Titik Rawan Kecelakaan
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan utama difokuskan pada tindak lanjut upaya pencegahan kecelakaan di titik-titik rawan (blackspot) yang berada di wilayah Kecamatan Kebayoran Lama. Para peserta rapat mengidentifikasi faktor-faktor penyebab tingginya angka kecelakaan di area tersebut, mulai dari kondisi infrastruktur hingga perilaku pengguna jalan.
Untuk mengatasi hal ini, disepakati bahwa penanganan harus dilakukan secara kolaboratif melalui empat pendekatan utama:
1. Peningkatan Aspek Keselamatan Jalan: Perbaikan infrastruktur dan rambu-rambu lalu lintas.
2. Rekayasa Lalu Lintas: Penyesuaian arus dan pengaturan simpang.
3. Edukasi Pengguna Jalan: Sosialisasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat.
4. Langkah Preventif: Patroli dan penegakan hukum sesuai kewenangan masing-masing instansi.
Sinergi Lintas Sektor untuk Keamanan Bersama
Jasa Raharja menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan stakeholder lainnya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem lalu lintas yang lebih aman dan tertib bagi masyarakat Jakarta Selatan.
“Melalui pelaksanaan Road Safety Partnership Action, diharapkan hasil koordinasi dapat ditindaklanjuti secara konkret di lapangan sehingga mampu meminimalkan risiko kecelakaan serta meningkatkan kesadaran dan keselamatan seluruh pengguna jalan,” demikian bunyi pernyataan resmi pasca-rapat.
Dengan adanya koordinasi rutin seperti RSPA, diharapkan tidak hanya angka kecelakaan yang menurun, tetapi juga budaya tertib lalu lintas dapat tumbuh kuat di tengah masyarakat, khususnya di wilayah padat seperti Kebayoran Lama.