
NABIRE – Polres Nabire menggelar Apel Konsolidasi Kesiapan Pengamanan di halaman Mapolres Nabire, Rabu (22/7/2026), sebagai langkah antisipasi menjelang aksi penyampaian aspirasi Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya Se-Indonesia (GPMI-I) yang diagendakan Kamis (23/7/2026) menuju Kantor DPRP Papua Tengah.
Apel dipimpin langsung Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu didampingi Wakapolres dan PJU Polres. Dijelaskan aksi tersebut adalah penyampaian aspirasi kemanusiaan terkait situasi di Intan Jaya yang dijamin undang-undang, namun pihak kepolisian mengimbau peserta tidak melakukan long march dari titik kumpul guna menghindari kemacetan dan gangguan ketertiban.
Siap Dukung Kelancaran dan Keamanan
Polres Nabire menyiapkan 10 unit truk untuk membantu mobilisasi peserta, serta mengerahkan 650 personel gabungan (Polres Nabire, BKO Polda Papua Tengah, Brimob, TNI, Satpol PP) di lima titik pengamanan.
“Kami tidak melarang aksi, kami mengajak semua pihak berkomunikasi baik agar aspirasi tersampaikan aman, tertib, dan kondusif,” tegas Kapolres Tatiratu.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat Suku Mee serta Moni untuk bersama-sama mengedukasi peserta. Warga diimbau tetap beraktivitas normal, tidak mudah percaya informasi tidak jelas, dan segera laporkan potensi gangguan ke Call Center 110.
Selain itu, Polres Nabire juga menjalankan Operasi Sikat Noken 2026 mulai 22 Juli–10 Agustus 2026 guna memberantas kejahatan jalanan seperti curat, curas, dan curanmor.