MENU Jumat, 04 Sep 2026

DWP Kesbangpol Papua Tengah Gandeng Windi Salon, Latih Anggota Tata Rias Wajah untuk Peluang Usaha

waktu baca 2 menit
Jumat, 4 Sep 2026 09:11 56 Yan Willim

NABIRE – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Tengah menggelar pelatihan tata rias wajah di Aula Guest House Kesbangpol, Jalan Merdeka, Nabire, pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang menggandeng Windi Salon sebagai narasumber ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan merawat diri, tetapi juga membuka peluang usaha mandiri bagi para anggota.

Pelatihan yang dimulai pukul 10.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) tersebut diikuti oleh jajaran pengurus DWP Provinsi Papua Tengah serta perwakilan dari unsur pelaksana lainnya. Agenda ini merupakan realisasi dari program kerja DWP dalam rangka pemberdayaan sumber daya manusia perempuan di lingkungan birokrasi.

Pelaksana Harian Sekretaris DWP Provinsi Papua Tengah, Ny. Risma Viktor Fun, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membantu anggota meningkatkan kemampuan dalam merawat dan memperhatikan penampilan. Namun, ia menekankan bahwa aspek estetika harus sejalan dengan pembentukan karakter.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap anggota dapat menyerap ilmu merawat diri dengan baik. Sebab selain membangun karakter, penampilan wajah dan kepribadian juga harus memancarkan kecantikan dari luar dan dalam,” kata Risma.

Ia menilai bahwa kepercayaan diri seorang perempuan ASN sangat dipengaruhi oleh bagaimana mereka menampilkan diri di hadapan publik maupun dalam lingkungan kerja.

Lebih dari sekadar urusan estetika, Risma mendorong anggota DWP untuk melihat keterampilan tata rias sebagai aset ekonomi. Ia menegaskan bahwa kemampuan merias wajah yang profesional memiliki nilai jual tinggi di pasar.

“Keterampilan tersebut juga dapat dikembangkan menjadi aktivitas produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga. Selain memperelok penampilan, keterampilan ini juga bisa dimanfaatkan sebagai peluang wirausaha demi menambah kemandirian ekonomi keluarga,” ujarnya.

Dengan bekal ilmu dari praktisi langsung (Windi Salon), diharapkan anggota dapat memulai langkah kecil menuju kemandirian finansial, baik melalui layanan jasa pribadi maupun pengembangan usaha kecil menengah.

Menyikapi antusiasme peserta, Risma menyatakan bahwa keberlanjutan program pelatihan akan disesuaikan dengan mekanisme dan kebutuhan masing-masing unit kerja. Ia berharap pelatihan serupa tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat atau seremonial belaka.

“Jika program ini direncanakan secara berkelanjutan pada masa mendatang, tentu hal tersebut sangat baik untuk terus dilakukan. Pelatihan akan lebih bermanfaat apabila dapat dilaksanakan secara rutin sehingga keterampilan anggota terus terasah,” tutup Risma.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta yang terlihat antusias mempraktikkan teknik-teknik dasar hingga lanjutan dalam tata rias wajah sehari-hari maupun acara formal.




  • Pemprov Papua Tengah Harapkan Layanan Hukum Jangkau Kampung

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA