MENU Senin, 29 Jun 2026

Dorong SDM Unggul, Pemprov Papua Tengah Dukung Pelatihan Public Speaking FOKAL IMPT di Nabire

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Jun 2026 06:35 92 admin

NABIRE– Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui kegiatan Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Public Speaking Class. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Alumni (FOKAL) Ikatan Mahasiswa Papua Tengah (IMPT) Manokwari ini resmi dibuka pada Sabtu (27/6/2026) di Ruang Studio Paroki KSK berlokasi di Bukit Meriam, Kabupaten Nabire.

Acara pembukaan dihadiri secara langsung oleh Kepala Biro Umum Provinsi Papua Tengah, Vivian Andenita Gobay, yang mewakili Gubernur Papua Tengah. Kehadiran perwakilan pemerintah provinsi ini menunjukkan komitmen serius daerah dalam mendukung inisiatif positif dari elemen masyarakat dan alumni untuk membangun kualitas generasi muda.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Vivian Andenita Gobay, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Pengurus FOKAL IMPT Manokwari. Pemprov menilai langkah penyelenggaraan pelatihan ini sangat strategis dan sejalan dengan visi pembangunan daerah yang mengutamakan peningkatan kualitas manusia.

“Pemerintah Provinsi berharap FOKAL IMPT Manokwari dapat terus berperan aktif sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan kapasitas bagi generasi muda dan alumni untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujar Vivian.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan komunikasi efektif, kepercayaan diri, dan teknik penyampaian pesan yang persuasif. Pemprov menekankan bahwa public speaking bukan sekadar kemampuan retorika, melainkan kompetensi dasar yang diperlukan dalam berbagai lini kehidupan profesional. Mulai dari kepemimpinan organisasi, birokrasi pemerintahan, dunia pendidikan, hingga pelayanan publik, kemampuan berbicara di depan umum menjadi nilai tambah yang signifikan.

“Kemampuan berbicara di depan umum sebagai keterampilan krusial yang dibutuhkan di berbagai sektor, baik dalam organisasi, pemerintahan, pendidikan, maupun pelayanan masyarakat.”ungkap Vivian.

Lanjutnya, Dengan menguasai keterampilan ini, para alumni dan mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mampu menyuarakan aspirasi dan gagasan konstruktif bagi kemajuan Papua Tengah.

Pemerintah Provinsi juga berpesan agar ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya berhenti di ruang kelas. Para peserta didorong untuk menerapkan keterampilan tersebut dengan penuh tanggung jawab dan percaya diri dalam berbagai kesempatan, baik di lingkungan kampus, komunitas, maupun interaksi sosial sehari-hari.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi alumni, dan institusi pendidikan seperti yang terlihat dalam kegiatan ini, diharapkan tercipta ekosistem SDM Papua Tengah yang kompeten, komunikatif, dan siap bersaing di era global.

LAINNYA
error: Content is protected !!