
NABIRE –Pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua Tengah di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, terus menunjukkan progres signifikan. Tiga gedung utama — Kantor Gubernur, Gedung DPR Papua Tengah, dan Gedung MRP — yang dibiayai APBN melalui Kementerian PUPR ditargetkan selesai pada akhir 2026.
Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah juga tengah membangun tiga tower gedung perkantoran tambahan yang bersumber dari APBD dengan nilai kontrak sekitar Rp400 miliar. Peletakan batu pertama ketiga tower tersebut dilakukan pada 27 Desember 2025 lalu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua Tengah, Yulianus Mambrasar, menyatakan bahwa pembangunan tower tahap pertama ini akan dilanjutkan dengan dua tower tambahan pada tahun 2026, sehingga total menjadi delapan tower secara keseluruhan.
“Target besar kami adalah seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat berkantor secara terpusat di kawasan ini pada tahun 2029,” ujar Mambrasar usai apel pagi di halaman Kantor Gubernur sementara, Senin (5/1/2026) pagi tadi.
Pembangunan kawasan juga mencakup penataan terpadu berupa sistem kabel listrik dan telekomunikasi bawah tanah, peningkatan akses jalan menuju bandara dan kawasan pemerintahan, serta persiapan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui survei sumber air di Kali Biru dan Kali Jering.
Proyek ini dikerjakan oleh PT Perum Perumnas dengan sinergi pendanaan APBN dan APBD, serta koordinasi bersama PLN dan Telkomsel untuk penyesuaian jaringan infrastruktur pendukung.
Pembangunan KIPP menjadi salah satu prioritas utama Pemprov Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Fritz Nawipa untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif dan merata di delapan kabupaten.