MENU Sabtu, 26 Sep 2026

Tekan Angka Putus Sekolah, Gubernur Papua Tengah Bangun Sekolah Asrama di Kabupaten Puncak

waktu baca 2 menit
Sabtu, 26 Sep 2026 10:18 57 admin

PUNCAK – Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, SH, Pada hari Sabtu (26/9/2026) tadi telah resmi meletakkan batu pertama pembangunan sekolah berpola asrama di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak. Pembangunan ini merupakan implementasi nyata dari program prioritas Sekolah Sepanjang Hari (SSH) yang digagas bersama Wakil Gubernur Deinas Geley untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

Kunjungan kerja yang merupakan kelima kalinya dilakukan Gubernur ke Kabupaten Puncak ini disambut hangat oleh Bupati Puncak Elvis Tabuni, SE, MM, Wakil Bupati Naftali Akawal, SE, MM, Sekretaris Daerah Nenu Tabuni, S.Sos, beserta jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, anggota DPRK Puncak, dan masyarakat di Bandara Aminggaru, Ilaga. Hadir pula dalam rombongan Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa pembangunan sekolah asrama ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk memutus rantai putus sekolah yang selama ini menjadi tantangan di wilayah pegunungan tengah Papua.

“Hari ini kita letakkan batu pertama pembangunan gedung sekolah berpola asrama guna menekan angka putus sekolah sekaligus mempercepat pembangunan sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Puncak,” kata Meki Nawipa di hadapan ratusan masyarakat yang hadir.

Gubernur menekankan bahwa pembangunan asrama harus dipandang sebagai upaya membangun fondasi manusia, bukan sekadar mendirikan bangunan. Menurutnya, pengelolaan asrama harus dipersiapkan secara berkelanjutan untuk menghasilkan generasi yang takut akan Tuhan, cerdas, dan berkarakter.

“Bukan hanya simbolis membangun sebuah bangunan, tapi membangun fondasi manusia. Jadi pengelolaan asrama juga harus dipersiapkan secara berkelanjutan untuk menghasilkan kader yang takut akan Tuhan, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya.

Program SSH sendiri dirancang untuk memberikan waktu belajar yang lebih panjang sekaligus memenuhi kebutuhan dasar peserta didik, termasuk pembinaan karakter, kreativitas, dan keterampilan. Di Kabupaten Puncak, pembangunan sekolah asrama di Kago menjadi salah satu fasilitas pendukung ekosistem pendidikan tersebut. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Puncak telah menyiapkan lahan di Kago untuk mendukung program ini.

Untuk memastikan keberlangsungan program, Pemerintah Daerah membuka peluang kerja sama dengan gereja maupun yayasan yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan pengelolaan asrama berjalan profesional dan berkelanjutan.

Meki Nawipa menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu program terpenting dalam pemerintahannya karena pembangunan manusia merupakan investasi jangka panjang bagi Papua Tengah.

“Habislah gelap terbitlah terang, negeri ini akan terang terus, untuk orang Puncak menjadi tuan atas tanah ini,” tutupnya mengakhiri sambutan.

Pembangunan sekolah asrama di Kampung Kago ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi wilayah-wilayah lain di Papua Tengah yang memiliki tantangan geografis serupa dalam akses pendidikan.

STATISTIK PEMBACA




  • Pemprov Papua Tengah Harapkan Layanan Hukum Jangkau Kampung
LAINNYA