
NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi menggelar Pesta Rakyat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-4 provinsi, yang berpusat di Halaman Kantor Gubernur kawasan Bandara Lama Nabire. Acara berlangsung selama tiga hari, mulai Minggu (19/7/2026) hingga Rabu (22/7/2026) hadiri seluruh wilayah masyarakat Papua Tengah
Dibuka pukul 19.00 WIT pada hari pertama, lokasi acara sudah dipadati warga dari berbagai kabupaten di wilayah Papua Tengah. Rangkaian kegiatan ini dirancang khusus untuk mempererat persaudaraan antarmasyarakat sekaligus melestarikan kearifan lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Plt. Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Papua Tengah sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Vivian Andenita Gobai, menjelaskan dalam sambutannya bahwa peringatan ini merupakan wujud syukur dan kebersamaan atas pencapaian empat tahun perjalanan provinsi. Selama tiga hari, panitia menyusun acara dengan tema yang saling melengkapi:
Hari Pertama (19–20 Juli): Kebersamaan dan Ekonomi Rakyat
Membuka rangkaian acara adalah kegiatan nonton bareng pertandingan sepak bola dengan tema “Lewat Bola Gembira Kita Tingkatkan Ekonomi Rakyat”. Di samping hiburan, hadir pula bazar yang menampilkan produk unggulan dari hampir 70 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Kegiatan ini sejalan dengan program utama Gubernur dan Wakil Gubernur untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM. Hari pertama juga dimeriahkan penampilan artis lokal maupun dari luar wilayah Papua Tengah.
Hari Kedua (21 Juli): Kesehatan dan Budaya
Fokus beralih ke kesejahteraan fisik melalui jalan santai dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dengan tema “Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati”. Pada hari ini juga digelar Lomba Yospan dengan tema inti peringatan: “JAMBU – Jangan Melupakan Budaya”. Gubernur Papua Tengah sendiri akan turut serta berpartisipasi sebagai ketua asosiasi gubernur se- Papua pertama kali menggagas lomba Yospan, dengan total hadiah mencapai Rp100 juta lebih.
Hari Puncak (22 Juli): Penguatan Nilai dan Harapan Masa Depan
Acara dimulai pukul 16.00 WIT dengan konser musik rohani yang menghadirkan penampil ternama seperti Michael Jarangkamilena, Sonia Bara Nobo, dan Fransina Dabi. Hadiah undian dan doorprize –termasuk hadiah sepeda motor serta barang elektronik – disiapkan khusus bagi masyarakat umum, dan tidak diperuntukkan bagi ASN, TNI, maupun Polri.

Pesan Gubernur : Bangun Identitas dan Pendidikan
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam sambutannya sekaligus membuka pesta rakyat dirinya menegaskan bahwa Pesta Rakyat ini adalah bukti nyata persatuan wilayah.
“Melalui tema JAMBU, kita mengingatkan diri sendiri: kemajuan tidak boleh melupakan akar budaya kita. Papua Tengah tumbuh bukan hanya dengan pembangunan fisik, melainkan juga dengan menjaga identitas dan kebersamaan antar saudara,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja keras dan memanfaatkan akses pendidikan yang kini telah digratiskan.
“Tidak ada alasan untuk tidak bersekolah. Tidak ada cara lain untuk membangun negeri ini kecuali melalui pendidikan, pembentukan karakter, dan ketakwaan kepada Tuhan. Empat tahun ini kita telah meletakkan fondasi, dan harapannya masa depan Papua Tengah jauh lebih baik dari hari ini,” tambah Gubernur.
Pesta Rakyat ini diharapkan menjadi momentum pemersatu sekaligus ajang promosi potensi budaya dan ekonomi Papua Tengah di mata publik yang lebih luas.