MENU Minggu, 21 Jun 2026

Realisasi Janji Politik Jadi Kebijakan Publik: Partai PRIMA Apresiasi Terobosan Sekolah Gratis Gubernur Meki Nawipa

waktu baca 3 menit
Minggu, 21 Jun 2026 10:20 91 admin

NABIRE – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Provinsi Papua Tengah, Jeckson Ikomou, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Gubernur Meki Nawipa dalam mengimplementasikan program Sekolah Gratis. Hal diungkapkan dalam keterangan pers, Minggu (21/06/2026) kepada media ini.

Jeckson menyebut kebijakan ini sebagai terobosan historis yang berhasil mewujudkan salah satu janji politik utama Gubernur kepada masyarakat Papua Tengah.

“Harapan yang selama ini dinantikan telah dijawab oleh Bapak Gubernur. Sekolah Gratis ini baru pertama kali terjadi di Papua. Sebelumnya, jarang ada program seperti ini.”ungkap Jeckson (21/06/2026) sore.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul peluncuran resmi rangkaian program pendidikan besar-besaran yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur tahun 2025 lalu.

 

Program ini tidak hanya sekadar wacana, tetapi telah dieksekusi melalui beberapa instrumen konkret, menggratiskan biaya pendidikan untuk jenjang SMP, SMA, SMK, SLB, dan asrama. Kebijakan ini diperluas mulai tahun ajaran 2026 untuk meringankan beban ekonomi keluarga dan menjamin akses belajar bagi Orang Asli Papua (OAP).

Jeckson menilai keberanian Gubernur Meki Nawipa dalam menerobos hambatan birokrasi demi kepentingan rakyat patut dihargai. Menurutnya, program ini adalah jawaban atas harapan masyarakat yang selama ini menunggu kepastian akses pendidikan berkualitas tanpa beban biaya.

“Sekolah Gratis ini baru pertama kali terjadi di Papua. Sebelumnya, jarang ada program seperti ini,” ujar Jeckson.

Ia menekankan bahwa transformasi dari janji kampanye menjadi kebijakan nyata ini menunjukkan integritas kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa.

Partai PRIMA menilai program ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah terhadap slogan “Rakyat Adil Makmur” Hal itu juga adalah respons langsung terhadap kerinduan masyarakat akar rumput akan keadilan dalam akses pendidikan.

Kesempatan sama, Sekretaris Partai PRIMA Papua Tengah, Amikel Goo menyampaikan bahwa Kebijakan Pendidikan Gratis yang dijalankan Gubernur  merupakan bentuk pelaksanaan serius terhadap UUD 1945 Pasal 31, yang menjamin hak setiap warga negara untuk mendapat pendidikan.

” Dengan adanya program ini, hambatan ekonomi bukan lagi alasan bagi anak-anak Papua Tengah, khususnya Orang Asli Papua (OAP), untuk putus sekolah.”ucap Amikel.

Lanjutnya, Dirinya mengakui bahwa dengan hilangnya beban biaya sekolah, diharapkan angka partisipasi murni pendidikan di Papua Tengah akan melonjak signifikan.

” Selain itu, penghematan anggaran rumah tangga ini berpotensi dialihkan oleh orang tua untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kesehatan anak. Hal ini dianggap sebagai fondasi utama dalam pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas, produktif, dan sehat.”pungkasnya.

Perlu diketahui, Pemprov Papua Tengah berkomitmen melakukan pengawasan ketat agar dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) terserap tepat sasaran. Pemantauan rutin akan terus dilakukan untuk memastikan manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh siswa dan orang tua di delapan kabupaten, demi masa depan Papua Tengah yang lebih cerah.

LAINNYA
error: Content is protected !!