MENU Rabu, 23 Sep 2026

Resmi Diluncurkan di Puncak Jaya, Program Sekolah Sepanjang Hari Targetkan Enam Literasi Dasar Siswa

waktu baca 3 menit
Rabu, 23 Sep 2026 12:53 62 admin

MULIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak Jaya bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) di SD Negeri Mulia, Rabu (23/9/2026). Program ini dirancang untuk memperkuat kualitas pendidikan dasar melalui penambahan waktu belajar dan pendampingan intensif tanpa mewajibkan siswa tinggal di asrama.

Peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, Wakil Bupati Mus Kogoya, Sekretaris Daerah Yubelina Enumbi, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah Nurhaida. Turut hadir Ketua Tim SSH Papua Tengah Agus Irianto Sumule, jajaran Forkopimda, guru, orang tua, dan para siswa.

Fokus pada Enam Aspek Literasi

Ketua Tim SSH Papua Tengah, Agus Irianto Sumule, menjelaskan bahwa program ini mengutamakan penguatan enam kemampuan literasi utama: membaca, menulis, numerasi, sains, digital, finansial, dan kewargaan. Seluruh aspek tersebut ditanamkan dengan tetap berlandaskan pada budaya dan karakter bangsa.

“Melalui Program SSH, peserta didik datang lebih pagi ke sekolah, mendapatkan sarapan, pembinaan dan doa bersama, mengikuti pembelajaran reguler, mendapatkan makan siang, kemudian melanjutkan pembelajaran tambahan pada sore hari bersama guru pendamping,” jelas Agus.

Ia menekankan bahwa model ini memungkinkan siswa tetap pulang ke rumah setiap hari, namun dengan jam belajar yang lebih panjang dan terstruktur untuk memastikan materi terserap dengan baik.

Bukan Pengganti, Melainkan Penguat

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Nurhaida, menegaskan bahwa SSH tidak menggantikan pembelajaran reguler, melainkan memperkuatnya melalui tambahan waktu dan pendampingan. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua.

“Kolaborasi pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua sangat kami harapkan. Tidak ada perbedaan kesempatan pendidikan bagi anak-anak, baik yang berada di kota maupun di daerah yang jauh dari pusat fasilitas,” ujar Nurhaida.

Nurhaida juga menambahkan bahwa program ini bertujuan mempersiapkan siswa menghadapi masa depan, khususnya dalam hal literasi digital, agar teknologi dapat dimanfaatkan secara positif dan bertanggung jawab.

Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, menyambut baik inisiatif Pemprov Papua Tengah ini. Ia menyatakan bahwa pendidikan merupakan prioritas utama dalam pembangunan daerahnya.

“Kami mengajak seluruh orang tua untuk tidak membiarkan aktivitas lain mengorbankan waktu belajar anak-anak. Mereka adalah generasi penerus Puncak Jaya, Papua, dan Indonesia,” tegas Yuni.

Peluncuran resmi ditandai dengan pernyataan dimulainya program oleh Bupati Puncak Jaya bersama Kadisdikbud Papua Tengah, dilanjutkan dengan penyanyian lagu “Tanah Papua” dan sesi foto bersama.

Program SSH di Puncak Jaya merupakan bagian dari perluasan implementasi di 10 satuan pendidikan se-Papua Tengah yang didanai oleh Pemerintah Provinsi. Pemerintah menargetkan dalam 5–10 tahun ke depan, program ini mampu melahirkan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang nyata di wilayah pegunungan tengah Papua.

STATISTIK PEMBACA

LAINNYA